Blitar Kewentar : menegaskan bonus bagi atlet berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 tidak boleh dipotong oleh induk cabang olahraga (cabor).
Bonus tersebut sepenuhnya menjadi hak atlet.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua KONI Kota Blitar, Sukarji. Dia mengatakan bonus yang diberikan pemerintah telah sepenuhnya menjadi hak atlet sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih.
“Jadi tidak boleh ada pemotongan dari pihak manapun,” tegasnya, kemarin (15/3).
Dia menjelaskan, penyaluran bonus dilakukan langsung ke rekening masing-masing atlet.
Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan dana yang diberikan benar-benar tepat sasaran kepada atlet tanpa melalui perantara.
Baca Juga: Gelombang Arus Mudik Mulai Bergerak
“Penyalurannya langsung ke rekening atlet sehingga tidak ada mekanisme pemotongan oleh cabor,” jelasnya.
Meski demikian, dia mengakui dalam beberapa kasus bisa saja terdapat kesepakatan pribadi antara atlet, wali atlet, serta pelatih atau pengurus cabang olahraga.
Biasanya kesepakatan tersebut berupa bentuk apresiasi kepada pelatih atau pihak yang telah mendampingi atlet selama proses latihan dan pembinaan.
Namun, pemberian tersebut bersifat sukarela dan tidak boleh menjadi kewajiban bagi atlet.
“Kalau ada bentuk apresiasi kepada pelatih itu boleh saja, tetapi sifatnya sukarela dan tidak boleh dipaksakan,” tegasnya.
Menurutnya, bonus yang diberikan pemerintah merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan atlet dalam mengharumkan nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Baca Juga: Evaluasi Strategi Pembinaan Atlet
"Yang perlu diketahui bahwa bonus ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet yang sudah mengharumkan daerah,” pungkasnya.(bud/c1/sub)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar