Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nahas Menimpa Warga Wlingi Blitar usai Tertimbun Longsor Tebing Bukit

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 17 Maret 2026 | 11:21 WIB

 

MUSIBAH: Kondisi tanah longsor di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, yang terjadi pada Minggu (15/3) sore.
MUSIBAH: Kondisi tanah longsor di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, yang terjadi pada Minggu (15/3) sore.
BLITAR KAWENTAR – Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Wlingi pada Minggu (15/3) sore memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo.
Peristiwa tersebut menewaskan seorang warga yang tertimpa material longsoran saat melintas di bawah tebing.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan, hujan deras mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah tersebut. Sekitar pukul 15.30 WIB dapur rumah milik Jino yang berada di atas tebing mengalami longsor akibat hujan dengan intensitas lebat.

Baca Juga: Antisipasi Keselamatan Mudik Lebaran, BNN Tes Urine Sejumlah Sopir Bus di Terminal Kesamben Blitar

“Saat kejadian, Suyoto, 57, warga setempat, tengah melintas di bawah tebing untuk mencari rumput. Nahas, saat itu material tanah runtuh dan langsung menimpa korban hingga tertimbun,” ujarnya.

Wahyudi melanjutkan, warga bersama petugas segera melakukan pencarian di lokasi kejadian. Sekitar pukul 17.00 WIB korban berhasil ditemukan di antara timbunan tanah.

 Lalu, petugas BPBD membersihkan material longsor agar jalan dapat dilewati lagi.

Baca Juga: Kisah Masa Kecil Marc Marquez yang Jarang Diketahui, Berawal dari Kota Kecil Cervera hingga Jadi Legenda MotoGP Dunia

Selain menelan korban jiwa, longsor juga menyebabkan kerusakan pada dapur rumah milik Jino yang berada di bagian atas tebing. Di rumah tersebut terdapat lima penghuni, termasuk seorang anak berusia empat tahun.

BPBD Kabupaten Blitar bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Sebagai langkah awal, petugas memasang terpal pada bagian tebing yang longsor untuk meminimalisasi potensi longsor susulan.

“Tim BPBD melakukan assessment di lokasi serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata Wahyudi.

Baca Juga: Petugas Gabungan Ramp Check Sejumlah Armada Bus untuk Mudik di Terminal Patria Blitar, Ini Hasilnya

Saat laporan dibuat, kondisi cuaca di lokasi masih terpantau hujan ringan. BPBD bersama aparat desa, babinsa, dan warga setempat masih melakukan pemantauan.

Wahyudi mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar tebing maupun lereng rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali terjadi.

“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan,” katanya.

Baca Juga: Perjalanan Marc Marquez dari Kota Kecil hingga Juara Dunia MotoGP, Kisah Comeback Sang “Baby Alien” yang Bikin Dunia Balap Terpukau

Kasi Humas Polres Blitar, Saiful Muheni menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.Korban tertimbun material longsor saat melintas di bawah tebing.

 “Setelah ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,”pungkasnya.(jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Wlingi #warga #blitar #longsor #tebing #BPBD Kabupaten Blitar #meninggal dunia