Blitar – Jalan Kabupaten Blitar yang sempat berlubang kini ditargetkan selesai diperbaiki pada H-1 lebaran. Dinas PUPR menerjunkan 6 tim unit reaksi cepat (URC), yang sudah bekerja sejak awal Maret lalu. Kini tim bergerak mengerjakan di Kecamatan Sutojayan dan Sanankulon.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal mengatakan sejak awal Maret, tim Unit Reaksi Cepat (URC) telah diterjunkan untuk melakukan perbaikan. Total ada enam tim yang dikerahkan, terdiri dari empat tim penanganan colmix dan dua tim pengaspalan.
“Sesuai arahan pimpinan, kami memastikan jalur utama tidak ada lubang sehingga arus mudik bisa berjalan dengan baik. Untuk kegiatan besar sementara belum bisa dilaksanakan. Kami maksimalkan dulu melalui penanganan cepat URC,” tutur Agus.
Dia melanjutkan, bahwa secara keseluruhan perbaikan jalan lebaran ini, anggaran yang dialokasikan melalui tim URC mencapai sekitar Rp 4,1 miliar. Saat ini pengerjaan jalan terus berprogres, meskipun dengan cuaca ekstrem. Namun pihaknya memastikan proyek ini bisa berjalan hingga H-1 lebaran.
Agus memastikan jalur kabupaten dipastikan aman dilewatis saat lebaran. Sebab, pihaknya terus memperhatikan keluhan netizen dan masyarakat Kabupaten Blitar, yang mengeluhkan terkait kerusakan jalan.
“ Kini tim URC sudah bergerak di Kecamatan Sanankulon. Bagian selatan, tim URC bergerak di Kecamatan Bakung. Sedangkan wilayah timur sekarang masih mengerjakan di Desa Bacem, Sutojayan,” ungkapnya.
Agus menyebut, jalur Desa Siraman, Kesamben hingga Kanigoro sudah dilakukan perbakan. Bahkan jalur Nglegok hingga Garum sudah terselesaikan, kini tinggal jalur menuju Gandusari. Maka dari itu, harapannya hari idul fitri masyarakat bisa berkendara dengan aman.
Sedangkan, untuk perbaikan skala besar masih menunggu setelah Lebaran. Hal ini karena saat ini pemerintah daerah masih fokus pada proses audit serta penyelesaian pekerjaan tahun sebelumnya.
Sebelumnya, perbaikan dimulai dari wilayah selatan, tepatnya di Kecamatan/Desa Bakung Dusun Wotgalih yang kondisinya cukup parah. Di lokasi tersebut bahkan dilakukan pemotongan badan jalan karena kerusakan yang cukup berat.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di sejumlah titik lain seperti Udanawu, Wonodadi, Sidorejo di Kecamatan Ponggok, hingga Pasar Patok yang kemudian dilanjutkan ke arah Nglegok dan wilayah sekitarnya. Tim lainnya juga menangani jalur utara mulai Ampelgading, Selorejo, hingga Wlingi. Sementara satu tim difokuskan pada jalur kembar Selorejo.
“Jalur wisata juga menjadi perhatian, termasuk akses menuju Kampung Coklat yang menjadi salah satu destinasi favorit. Untuk jalur wisata juga kami tangani karena mobilitas cukup tinggi, terutama saat libur Lebaran,” pungkasnya.(jar)
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana