Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Apa pelajaran yang bisa dibawa setelah Ramadan berakhir?, Simak Penjelasan MUI Kabupaten Blitar

Yanu Aribowo • 2026-03-19 22:35:04
DOK PRIBADI

KH Harun Syafi
DOK PRIBADI KH Harun Syafi'i Ketua MUI Kabupaten Blitar Pengasuh PP Sirojuth Tholibin Sutojayan

BLITAR KAWENTAR - Apa pelajaran yang bisa dibawa setelah Ramadan berakhir?

“Ada banyak pelajaran berharga yang bisa dibawa dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir. Salah satunya adalah melatih kedisiplinan dan pengendalian diri. Selama sebulan, kita dilatih menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, sehingga setelah Ramadan seharusnya kita lebih mampu mengontrol diri dalam berbagai situasi.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan, Petugas Lapas Temukan HP dan Ratusan Pil LL dari Lemparan Luar

Selain itu, Ramadan mengajarkan konsistensi dalam beribadah. Kebiasaan salat tepat waktu, membaca Alquran dan berzikir, sebaiknya tetap dilanjutkan meskipun Ramadan telah usai.

Hal ini menjadi tanda bahwa ibadah tidak hanya bersifat musiman. Pelajaran lainnya adalah kepedulian sosial. Semangat berbagi, bersedekah, dan membantu sesama yang tumbuh selama Ramadan perlu terus dijaga.

Baca Juga: Tunggu Keterangan Korban, Polisi Belum Pastikan Penyebab Ledakan di Musala Udanawu Blitar

Yang paling penting, Ramadan mengajarkan kita untuk selalu memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika nilai-nilai tersebut terus diterapkan, maka Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar membawa perubahan positif dalam kehidupan.”(*/c1/ynu)

 

DOK PRIBADI

KH Harun Syafi'i

Ketua MUI Kabupaten Blitar

Pengasuh PP Sirojuth Tholibin Sutojayan

Editor : M. Subchan Abdullah
#lebaran #mui kabupaten blitar #lapar #ramadan #haus