BLITAR KAWENTAR- Tradisi silaturahmi saat Lebaran tetap menjadi momen penting bagi semua kalangan, termasuk Gen Z.
Namun, cara mereka menjalin hubungan kini cenderung lebih santai, fleksibel, dan tidak lagi terikat pada formalitas.
Baca Juga: Hilal di Kota Blitar Tak Nampak, Hari Raya Idulfitri 1447 H Ikut Versi Pemerintah
Influencer Gen Z Blitar, Dinda Ummu Hidayah mengungkapkan, silaturahmi di kalangan anak muda saat ini lebih menekankan pada koneksi yang tulus dibandingkan sekadar pertemuan formal.
“Silaturahmi ala Gen Z itu lebih ke koneksi yang real. Nggak harus formal banget, yang penting nyambung dan tulus,” ujarnya.
Baca Juga: Apa pelajaran yang bisa dibawa setelah Ramadan berakhir?, Simak Penjelasan MUI Kabupaten Blitar
Interaksi tidak selalu dilakukan secara langsung.
Komunikasi melalui pesan singkat atau medsos juga sudah dianggap sebagai bentuk silaturahmi yang sah.
Baca Juga: Unik! Di Ponpes Nurul Iman Blitar, Santri Wajib Setor Hafalan ke Tokoh Masyarakat
Meski begitu, Gen Z juga dinilai lebih sadar akan batasan dalam berinteraksi.
Tidak semua hal harus dibagikan kepada orang lain, termasuk kepada keluarga besar.
Dalam momen Lebaran, pertanyaan klasik dari kerabat seperti soal pekerjaan hingga jodoh kerap menjadi tantangan tersendiri bagi anak muda.
Namun, hal tersebut perlu disikapi dengan bijak. “Memang kadang bikin risih karena pertanyaannya itu-itu saja.
Baca Juga: Beli BBM, Disperindag Kabupaten Blitar Imbau Masyarakat Lebih Teliti saat Transaksi
Tapi biasanya mereka tidak ada niat jelek, cuma cara pedulinya beda generasi,” katanya.
Dia mengaku memilih merespons dengan santai agar suasana tetap cair. Bahkan tidak jarang dia menjawab dengan candaan untuk menghindari ketegangan.
“Biasanya saya jawab secukupnya atau dibercandain agar tidak tegang. Kalau sudah terlalu mengganggu, ya pelan-pelan kasih batasan,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : Oksania Difa Ilmada