Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Yayasan Akhirnya Beri Klarifikasi Terkait Pemberhentian Operasional Dapur SPPG Sananwetan Kota Blitar, Begini Isinya

M. Subchan Abdullah • Jumat, 20 Maret 2026 | 10:47 WIB
Asisten Lapangan Yayasan, Djoko Dwi Hartanto.
Asisten Lapangan Yayasan, Djoko Dwi Hartanto.

BLITAR KAWENTAR - Pihak yayasan memberikan klarifikasi terkait polemik operasional dapur SPPG Sananwetan di Kota Blitar.

Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk penjelasan atas informasi yang sebelumnya beredar di masyarakat.

Asisten Lapangan Yayasan, Djoko Dwi Hartanto, mengatakan sejumlah hal yang berkaitan dengan operasional dapur telah dijalankan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Baca Juga: Lebaran Masa Kini Menurut Diajeng Kota Blitar: Santai yang Penting Tetap Nyambung

Dia menyebut, pengeluaran yang dilakukan selama ini meliputi sewa tempat dan pengadaan peralatan dapur untuk menunjang kegiatan program.

“Yang kami ketahui, pengeluaran itu untuk kebutuhan operasional seperti sewa tempat dan peralatan dapur. Semua ada rinciannya di administrasi yayasan,” ujarnya.

Djoko juga menegaskan, dalam kerja sama yang dikategorikan sebagai kemitraan, seharusnya terdapat perjanjian resmi yang jelas sejak awal.

Hal ini penting agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi di kemudian hari.

Baca Juga: Pemkab Blitar Pastikan Perbaikan Jalan Tuntas H-1 Lebaran

“Kalau disebut kerja sama kemitraan, idealnya ada perjanjian resmi agar semua jelas sejak awal,” katanya.

Lebih lanjut, Djoko memastikan persoalan sewa tempat telah diselesaikan.

 Bahkan, perpanjangan sewa untuk operasional dapur yang hampir habis pada 27 Maret ini juga telah dilakukan melalui notaris dengan nilai sekitar Rp200 juta untuk jangka waktu empat tahun.

“Perpanjangan sewa sudah kami lakukan melalui notaris. Saat ini tinggal menunggu dokumen resminya,” ungkapnya.

Baca Juga: Momentum Lebaran, FKUB Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persaudaraan di Tengah Keberagaman

Terkait operasional dapur SPPG Sananwetan, Djoko menyebut kegiatan ke depan diharapkan tetap dapat berjalan. 

Pihak yayasan juga membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan perbedaan yang muncul secara musyawarah.

“Kami berharap semua pihak bisa duduk bersama dan menyelesaikan persoalan ini dengan baik,” pungkasnya.(bud/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#sppg sananwetan #mbg kota blitar #program mbg #yayasan #klarifikasi #polemik #dapur MBG #Mitra #Kota Blitar