Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Titik Rawan Macet di Blitar saat Puncak Arus Balik Lebaran

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 25 Maret 2026 | 06:35 WIB
Pengaturan arus lalu lintas ditingkatkan saat puncak arus balik.
Pengaturan arus lalu lintas ditingkatkan saat puncak arus balik.

BLITAR KAWENTAR – Kepadatan arus lalu lintas diprediksi terjadi pada beberapa titik jalan di Kabupaten Blitar dalam momen libur panjang Lebaran kali ini.

Maka dari itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, yakni dengan melakukan rekayasasi lalu lintas.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Blitar, Anjar Eko Juli Admanto mengatakan, terdapat empat simpul utama di wilayah Polres Blitar Kota yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan. Di antaranya simpang empat Desa Kawedusan dan simpang tiga Tugurante Desa Bendo, Kecamatan Ponggok; simpang empat Desa Kalipucung serta simpang empat Cerme, Kecamatan Sanankulon.

Baca Juga: Winfle T90 Bikin Heboh! Skutik Listrik Rp13 Juta Ini Siap Tantang Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo

“Empat titik di wilayah Polres Blitar Kota itu menjadi perhatian utama kami karena potensi kepadatannya cukup tinggi saat arus Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, untuk wilayah Polres Blitar, dishub juga memetakan sejumlah jalur rawan di kawasan utara dan selatan. Di jalur utara, titik kepadatan diprediksi mulai dari Garum hingga ke arah timur menuju Kesamben. Sedangkan di jalur selatan, potensi kemacetan berada di simpang tiga Desa Tlogo, hingga simpang empat Kanigoro, simpang empat Sambong, hingga simpang empat Tumpang dan berlanjut ke arah Desa Siraman, Kecamatan Kesamben.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dishub menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di titik-titik tertentu. Salah satunya melalui metode pressing traffic, yakni pengaturan arus kendaraan agar tetap bergerak lurus tanpa hambatan.

“Di wilayah barat maupun timur, kami lakukan pressing traffic. Kendaraan tidak diperbolehkan belok kanan dan akan dipasang pembatas agar tidak terjadi penumpukan di titik putar balik,” jelasnya.

Baca Juga: Indomobil Emotor Cutie dan Cutie Pro Ramaikan IMS 2026, Motor Listrik Imut Rp15 Jutaan dengan Jarak Tempuh 135 Km

Menurut Anjar, langkah tersebut dinilai efektif untuk mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi akibat kendaraan yang hendak berbelok kanan.

Selain itu, pengaturan lampu lalu lintas juga akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dishub juga berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode Lebaran.

Selain itu, pembatasan kendaraan barang juga diberlakukan menyesuaikan kebijakan yang ditetapkan secara nasional.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus lalu lintas selama libur Lebaran di wilayah Kabupaten Blitar dapat berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.

Baca Juga: Update Harga Motor Listrik Terbaru di Transmart Cibubur: Mulai Rp5 Jutaan, Banyak Model Mirip Vespa!

“Kalau kondisi padat atau terjadi trouble, kami lakukan flashing atau pengaturan manual agar arus tetap mengalir. Tapi kalau kondisi normal, kami kembalikan seperti semula,” pungkasnya.(jar/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kepadatan #arus lalu lintas #titik rawan #lebaran #dishub kabupaten blitar #macet #rekayasa lalu lintas #libur panjang