Ada Penyesuaian Tarif Lebaran, Pengguna Jasa Penyeberangan Sungai Brantas di Blitar Melonjak Drastis

Akhmad Nur Khoiri • Dipublikasikan Rabu, 25 Maret 2026 | 11:10 WIB
AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR PENATARAN

JALUR ALTERNATIF: Jasa penyeberangan Sungai Brantas menjadi salah satu pilihan akses masyarakat saat silaturahmi Lebaran.
AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR PENATARAN
JALUR ALTERNATIF: Jasa penyeberangan Sungai Brantas menjadi salah satu pilihan akses masyarakat saat silaturahmi Lebaran.

BLITAR KAWENTAR – Momen Lebaran membawa lonjakan penumpang yang sangat signifikan di titik jasa penyeberangan Sungai Brantas.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah pengguna jasa transportasi air ini ditaksir melesat hingga 300 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Menanggapi kepadatan yang masif, pihak pengelola melakukan persiapan ekstra guna memastikan kelancaran mobilitas warga yang ingin bersilaturahmi antarwilayah.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan 32: Super Big Match Chelsea vs Man City dan Misi Arsenal Jauhi Kejaran Haaland CS

Pengelola jasa penyeberangan Sungai Brantas, Ali Mustofa mengonfirmasi, angka 300 persen tersebut bukanlah perkiraan tanpa dasar, melainkan pola rutin yang terjadi setiap momen Idul Fitri. Untuk mengimbangi lonjakan tersebut, strategi utama yang dilakukan adalah memperkuat jumlah sumber daya manusia di lapangan.

”Jika pada operasional harian kru yang bertugas hanya berjumlah 4 orang, khusus pada masa Lebaran ini, jumlah awak kapal dilipatgandakan menjadi 8 hingga 10 orang personel. Penambahan kru ini bertujuan untuk mempercepat proses bongkar muat kendaraan sehingga antrean panjang di bibir sungai dapat diminimalisasi,” ungkapnya.

Selain penambahan personel, aspek kenyamanan penumpang menjadi perhatian serius mengingat durasi antrean yang dipastikan akan lebih lama dari biasanya.

Baca Juga: Tiket Bus AKAP di Terminal Patria Blitar Terpantau Laris Manis untuk Mudik dan Balik Lebaran

Pihak pengelola telah membangun fasilitas tempat berteduh atau ruang tunggu baru agar masyarakat tidak terpapar terik matahari maupun hujan saat menunggu giliran menyeberang.

"Ini adalah bagian dari servis kami agar penumpang tetap merasa nyaman meski terjadi kepadatan," jelas Ali.

Dari sisi keamanan, alat keselamatan seperti pelampung dan lifebuoy juga telah disiagakan penuh, terutama untuk mengantisipasi kenaikan debit air sungai akibat cuaca yang fluktuatif.

Baca Juga: Indomobil Emotor Cutie dan Cutie Pro Meluncur di IMS 2026, Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Punya Jarak 130 Km dan Fitur Canggih

Seiring dengan peningkatan layanan dan volume penumpang, terdapat penyesuaian tarif sementara yang berlaku mulai H+1 hingga H+7 Lebaran. 

Tarif sepeda motor disesuaikan menjadi Rp 5.000 per unit, sementara mobil menjadi Rp 15.000 per unit. Kebijakan ini diambil untuk mendukung operasional tambahan selama masa libur panjang sebelum nantinya tarif dinormalkan kembali. Dengan persiapan yang matang, jasa penyeberangan Sungai Brantas siap menjaga keselamatan dan kenyamanan ratusan penumpang yang menyeberang setiap harinya. (kho/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
momen blitar sungai brantas lebaran brantas Jasa transportasi perahu penyebarangan penumpang