Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Waspada Amukan Si Jago Merah di Musim Lebaran, Damkar Blitar Imbau Warga Tak Tinggalkan Kompor Menyala

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:00 WIB
DAMKAR KAB BLITAR UNTUK RADAR BLITAR

BERJIBAKU: Tim damkar saat penanganan musibah kebakaran rumah dengan semprotan air.
DAMKAR KAB BLITAR UNTUK RADAR BLITAR
BERJIBAKU: Tim damkar saat penanganan musibah kebakaran rumah dengan semprotan air.

 

BLITAR KAWENTAR - Di balik sukacita perayaan Hari Raya Idul Fitri, tersimpan risiko kebencanaan yang mengintai akibat kelalaian sederhana di dapur.

Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim ketupat atau waktu memasak hidangan khas Lebaran.

Kasi Pemadaman, Penyelamat, dan Sarana Prasarana Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo mengungkapkan, dalam momen Lebaran pola kelalaian yang paling sering memicu potensi kebakaran adalah aktivitas memasak ketupat.

Baca Juga: Waspada Kemacetan di Blitar Jalur Rute Barat , Ini Sejumlah Titik Zona Merah

Proses memasak ketupat memang dikenal memerlukan waktu yang sangat lama. Sayangnya, banyak warga yang memilih meninggalkan masakan mereka di atas kompor yang menyala demi pergi bersilaturahmi ke rumah kerabat.

"Yang sangat rentan itu saat musim ketupat. Warga memasak ketupat di rumah, lalu ditinggal berkunjung ke keluarga sekitar. Itulah awal mula kelalaian yang memicu api hingga terjadi kebakaran," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi guna menghindari musibah saat rumah ditinggal mudik atau silaturahmi, Tedi membagikan tiga tips mitigasi utama bagi warga Bumi Penataran agar tetap aman. Pertama, masyarakat diminta untuk memastikan keamanan area dapur.

Baca Juga: Ada Penyesuaian Tarif Lebaran, Pengguna Jasa Penyeberangan Sungai Brantas di Blitar Melonjak Drastis

 "Pastikan lepas regulator yang menjadi aliran gas ke kompor. Hal ini penting untuk memutus potensi munculnya api secara tiba-tiba," terangnya.

Kedua, Tedi menyarankan agar warga mematikan lampu yang tidak diperlukan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Menurutnya, mematikan lampu dapat mengurangi beban listrik dan menjadi upaya preventif guna mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting.

Ketiga, warga diimbau untuk mencabut seluruh stop kontak yang tidak digunakan. Jangan biarkan kabel elektronik tetap menempel pada terminal listrik jika tidak dipakai. Cabut semuanya sebelum mengunci pintu rumah.

Baca Juga: Tiket Bus AKAP di Terminal Patria Blitar Terpantau Laris Manis untuk Mudik dan Balik Lebaran

Melalui imbauan ini, harapannya masyarakat dapat merayakan momen kemenangan Idul Fitri dengan tenang tanpa harus mengalami kerugian harta benda akibat si jago merah.(kho/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#ketupat #kompor gas #idul fitri #momen lebaran #perayaan #damkar kabupaten blitar #hari raya #waspada #kebakaran