BLITAR KAWENTAR - Dinas Pendidikan 9Dispendik) Kota Blitar menargetkan seluruh rombongan belajar (rombel) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dapat terisi.
Namun, ketidakseimbangan jumlah anak usia sekolah di tiap wilayah masih menjadi tantangan dan kendala.
Baca Juga: 4 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik untuk Keluarga, Avanza hingga Xpander Jadi Pilihan Aman!
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, setiap sekolah dasar (SD) negeri yang ada di wilayah kota minimal memiliki satu rombel yang harus terisi secara penuh.
“Targetnya semua rombel terisi. Untuk SD minimal satu sekolah satu rombel yang penuh,” ujarnya.
Baca Juga: Tips Memilih Mobil Pertama 2026: Kenapa Toyota Agya dan Toyota Calya Jadi Rekomendasi Terbaik?
Dia menjelaskan, secara hitungan ideal satu rombel diisi sekitar 28 siswa.
Namun, kondisi di lapangan tidak selalu sesuai karena jumlah anak usia sekolah di sekitar sekolah belum tentu mencukupi.
“Belum tentu di area sekolah itu jumlah usia anak sekolah sesuai dengan kebutuhan rombel. Itu yang jadi tantangan,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan adanya perbedaan jumlah peminat antar sekolah.
Ada sekolah yang diminati banyak calon siswa, sementara lainnya kekurangan pendaftar.
“Makanya ada sekolah yang ramai, tapi ada juga yang tidak. Ini karena sebaran anak usia sekolah tidak merata,” katanya.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan SPMB, pihaknya tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk memilih sekolah sesuai keinginan.
“Sekolah kita serahkan ke masyarakat, yang penting rombel bisa terisi,” tegasnya. (bud/ady)
Editor : Oksania Difa Ilmada