Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cerita Dokter Muda Blitar Spesialis Anestesi Ketika Harus Berlebaran di Ruang IGD Rumah Sakit

M. Subchan Abdullah • Jumat, 27 Maret 2026 | 15:00 WIB

Mohammad Satriyo Wibowo Untuk RADAR BLITAR - IKHLAS MELAYANI: Mohammad Satriyo Wibowo tetap selalu siap siaga melayani pasien di tengah momen Lebaran.
Mohammad Satriyo Wibowo Untuk RADAR BLITAR - IKHLAS MELAYANI: Mohammad Satriyo Wibowo tetap selalu siap siaga melayani pasien di tengah momen Lebaran.

 

BLITAR KAWENTAR - Bagi sebagian besar masyarakat, Hari Raya Idulfitri identik dengan suasana hangat berkumpul bersama keluarga.

Namun tidak demikian bagi sebagian tenaga kesehatan seperti Mohammad Satriyo Wibowo.

Baca Juga: Toyota Hilux Rangga Disebut “Kijang Modern” untuk Cari Cuan, Pickup Ini Ternyata Bisa Jadi Mobil Bisnis Sekaligus Hobi!

Ketika takbir berkumandang dan keluarga saling bersilaturahmi, dokter muda ini justru tetap berjaga di rumah sakit demi memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

dr Mohammad Satriyo Wibowo sudah beberapa kali melewati malam takbiran hingga hari pertama Lebaran dengan bertugas di rumah sakit.

Baca Juga: All New Toyota Rangga Diesel Resmi Diulas, Pickup Komersial Tangguh 2.4L Ini Siap Jadi Andalan Bisnis Serbaguna!

 Sejak masa pendidikan hingga kini, momen Lebaran yang dihabiskan di ruang perawatan atau instalasi gawat darurat bukan lagi hal baru.

Dalam profesi dokter, terutama yang berkaitan dengan layanan kegawatan, pelayanan kepada pasien tidak mengenal hari libur.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Pickup 4x4 Jadi Sorotan, Diborong 105 Ribu Unit untuk Kopdes Merah Putih, Spesifikasi dan Harganya Bikin Kaget

“Kalau dihitung sejak masa pendidikan sampai sekarang, sudah cukup sering saya bertugas di malam takbiran atau hari pertama Lebaran.

Dalam profesi ini memang sudah menjadi bagian dari tanggung jawab,” ujar warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon ini. 

Baca Juga: Mahindra Scorpio Double Cab Facelift 4x4 Meluncur, Harga Rp334 Juta dengan Mesin Diesel 140 PS dan Fitur Lengkap

Secara manusiawi, dokter yang akrab disapa Satriyo ini mengakui tetap ada rasa ingin berkumpul bersama keluarga seperti kebanyakan orang.

 Apalagi Lebaran di Indonesia memiliki makna kebersamaan yang sangat kuat.

Baca Juga: Waspada Ular Masuk Rumah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Pemerhati Ular Blitar

Namun di balik itu, dia juga merasakan kepuasan batin tersendiri ketika bisa membantu pasien yang membutuhkan pertolongan.

”Ketika melihat pasien yang sebelumnya dalam kondisi gawat akhirnya stabil atau membaik, ada rasa bahagia tersendiri. Itu menjadi pengingat bahwa profesi ini adalah tentang pengabdian,” kata dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif ini.

Baca Juga: Mobil Bekas 150 Jutaan Terbaik 2026: Aura Naik Kelas! Dari Avanza Veloz sampai Sienta, Ini Pilihan Paling Worth It

Di momen Lebaran, rumah sakit justru sering menghadapi peningkatan beberapa jenis kasus medis.

Salah satu yang paling sering adalah gangguan pencernaan seperti maag, diare, atau kembung.

Baca Juga: Mobil Bekas 80 Jutaan Terbaik 2026: Minim Drama dan Siap Harian, Ini 5 Pilihan Paling Aman Buat Pemula!

Kondisi tersebut biasanya dipicu perubahan pola makan saat hari raya.

Selain itu, periode mudik juga kerap memicu peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penanganan cepat di IGD maupun kamar operasi.

Baca Juga: Toyota Hilux Rangga Bikin Penasaran! Pilih Diesel atau Bensin? Ini Perbandingan Lengkap yang Bikin Bingung Pilih

Belum lagi berbagai kasus kegawatan lain yang memang dapat terjadi kapan saja. 

“Rumah sakit tetap harus siap siaga menangani operasi darurat, termasuk operasi persalinan seperti sectio cesarea pada ibu hamil. Kadang juga muncul kasus luka bakar akibat petasan, terutama pada anak-anak,” jelas pria 37 tahun ini.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Berikan Tips Kendaraan Roda Empat Aman dari Kebakaran

Tak hanya itu, Satriyo juga menyebut penyakit metabolik dan kardiovaskular seperti komplikasi diabetes, stroke, hingga serangan jantung juga kerap meningkat saat Lebaran.

Hal tersebut bisa dipicu oleh kelelahan selama perjalanan mudik, kurang istirahat, atau perubahan pola makan.

Baca Juga: Mobil Hybrid 7-Seater Termurah! Toyota Veloz Hybrid Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 299 Juta Siap Libas Rival Tiongkok

Di tengah kesibukan tersebut, ada banyak momen yang meninggalkan kesan mendalam.

Salah satu yang paling diingatnya adalah ketika berhasil menangani pasien dalam kondisi gawat hingga akhirnya stabil di hari Lebaran.

Baca Juga: Toyota Hilux Rangga Bikin Penasaran! Pilih Diesel atau Bensin? Ini Perbandingan Lengkap yang Bikin Bingung Pilih

Saat itu, keluarga pasien datang dan menyampaikan ucapan terima kasih dengan sangat tulus.

 Bagi Satriyo, momen sederhana tersebut terasa sangat menyentuh.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Minim Depresiasi dan Nyaman untuk Keluarga, Dari Serena hingga Panther!

 “Ketika melihat pasien akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan lebih baik, rasanya sangat membahagiakan.

Itu membuat kami merasa semua pengorbanan waktu memang berarti,” tutur Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini.

Baca Juga: Mobil Hybrid 7-Seater Termurah! Toyota Veloz Hybrid Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 299 Juta Siap Libas Rival Tiongkok

Di sisi lain, Satriyo juga harus memberikan pengertian kepada keluarga ketika harus bertugas di hari raya.

Dia biasanya menjelaskan kepada anak-anak maupun pasangan bahwa profesi dokter memiliki tanggung jawab khusus untuk membantu orang lain yang sedang sakit.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Minim Depresiasi dan Nyaman untuk Keluarga, Dari Serena hingga Panther!

Meski tidak selalu bisa merayakan Lebaran tepat di hari raya, dia berusaha mencari waktu lain untuk tetap berkumpul bersama keluarga.

“Dukungan keluarga justru menjadi kekuatan terbesar bagi kami untuk menjalankan tugas,” kata bapak dua anak ini. 

Baca Juga: Gebrakan Baru 2026! Toyota Veloz Hybrid Q Modelista Resmi Mengaspal, Makin Mewah dengan Teknologi Irit BBM

Bagi Satriyo, makna kemenangan di hari Lebaran tidak hanya tentang kembali ke fitrah secara spiritual.

 Lebih dari itu, kemenangan juga berarti mampu menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan.

Baca Juga: Gebrakan 2026! Toyota Veloz Hybrid Resmi Meluncur, Mobil Sejuta Umat Kini Makin Irit dan Elit

 “Bagi tenaga medis, kemenangan adalah ketika kita bisa tetap melayani dengan hati dan memberikan harapan bagi pasien yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Dia pun mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama merayakan Lebaran.

Baca Juga: Kupatan Lebaran, Tradisi Lama Indonesia yang Mulai Alami Pergeseran Makna di Lingkungan Serba Modern

Salah satunya dengan mengontrol pola makan, terutama makanan tinggi gula, lemak, dan santan yang biasanya banyak tersaji saat hari raya.

”Kemudian cukup beristirahat, terutama bagi yang melakukan perjalanan mudik jarak jauh. Aktivitas fisik ringan serta menjaga asupan cairan juga penting agar tubuh tetap bugar,” imbaunya.

Baca Juga: Mahasiswa Blitar Memaknai Tradisi Kupatan Lebaran: Jadi Simbol Social Reset 

Satriyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap bertugas selama hari raya.

 “Kita mungkin harus mengorbankan sebagian waktu bersama keluarga. Tapi apa yang kita lakukan memiliki arti besar bagi banyak orang,” pungkasnya. (*/ady)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#dr Mohammad Satriyo Wibowo #suasana lebaran #kisah dokter #momen lebaran #kisah inspiratif