Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

65 KDMP di Kabupaten Blitar Mulai Beroperasi, Apa Fokus Kegiatannya?

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 27 Maret 2026 | 12:25 WIB

65 KDMP Telah Mulai Beroperasi - Diskopum Fokus Kelembagaan, 160 Koperasi Sedang Proses
65 KDMP Telah Mulai Beroperasi - Diskopum Fokus Kelembagaan, 160 Koperasi Sedang Proses

BLITAR KAWENTAR – Dari 248 kelurahan dan desa di Kabupaten Blitar, masih 65 koperasi desa merah putih (KDMP) yang telah beroperasi.

Bahan mereka telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), meski pembangunan fisik sebagian lainnya masih berjalan.

Baca Juga: Mobil Bekas 80 Jutaan Terbaik 2026: Minim Drama dan Siap Harian, Ini 5 Pilihan Paling Aman Buat Pemula!

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar Sri Wahyuni menyampaikan, dari total koperasi yang ada, sebanyak 65 koperasi telah beroperasi sekaligus melaksanakan RAT.

Sementara itu, dari sisi pembangunan fisik, tercatat sebanyak 84 unit telah selesai 100 persen.

Baca Juga: Toyota Hilux Rangga Disebut “Kijang Modern” untuk Cari Cuan, Pickup Ini Ternyata Bisa Jadi Mobil Bisnis Sekaligus Hobi!

Namun, masih terdapat sekitar 160-an koperasi yang saat ini dalam proses pembangunan.

“Untuk KDMP yang sudah jadi fisiknya 84. Sisanya masih dalam proses Pembangunan. Sedangkan lainnya, kami tidak mengetahui. Sebab, hanya mengurus secara kelembagaan,” jelasnya.

Baca Juga: All New Toyota Rangga Diesel Resmi Diulas, Pickup Komersial Tangguh 2.4L Ini Siap Jadi Andalan Bisnis Serbaguna!

Sri Wahyuni mengakui, pihaknya tidak mengetahui secara detail kendala teknis pembangunan fisik koperasi tersebut.

 Pasalnya, pembangunan dilakukan langsung oleh pihak lain melalui kerja sama lintas instansi.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Pickup 4x4 Jadi Sorotan, Diborong 105 Ribu Unit untuk Kopdes Merah Putih, Spesifikasi dan Harganya Bikin Kaget

Pembangunan itu langsung dari pusat, melalui kerja sama dengan pihak terkait dan melibatkan TNI.

Maka dari itu, pihaknya hanya memantau dan mengurus secara kelembagaan saja.

Baca Juga: Mobil Bekas 150 Jutaan Terbaik 2026: Aura Naik Kelas! Dari Avanza Veloz sampai Sienta, Ini Pilihan Paling Worth It

Sehingga, terkait distribus sarana dan prasaran, pihaknya tak mengetahui.

Untuk diketahui, pembangunan KDMP tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Koperasi dengan PT Agrinas.

Baca Juga: Mobil Bekas Terbaik untuk Mudik 2026: Avanza-Xenia hingga Innova Diesel Jadi Pilihan, Ini Alasan dan Risikonya!

Kemudian dilaksanakan melalui jajaran TNI di daerah, untuk mengkoordinasi pendiriannya.

Peran Diskopum sendiri, lanjut Sri Wahyuni, lebih difokuskan pada penguatan kelembagaan koperasi, termasuk percepatan operasional dan pelaksanaan RAT.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Berikan Tips Kendaraan Roda Empat Aman dari Kebakaran

Ia juga menegaskan bahwa seluruh koperasi yang telah memiliki badan hukum wajib melaksanakan RAT sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik.

Dengan percepatan operasional dan penguatan kelembagaan tersebut, diharapkan koperasi di Kabupaten Blitar dapat segera berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Gebrakan Gila! Toyota Veloz Hybrid 2025 Dibanderol di Bawah Rp300 Juta, Sanggup Tempuh 1000 Km Sekali Isi Tangki

Terkait koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan fisik, Sri Wahyuni menambahkan bahwa operasional belum bisa langsung dilakukan.

Hal itu karena masih harus melalui proses serah terima geudng terlebih dahulu.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Minim Depresiasi dan Nyaman untuk Keluarga, Dari Serena hingga Panther!

“Tugas kami lebih ke penguatan kelembagaan, seperti RAT dan percepatan operasional. Lalu untuk bangunan gedung kalau sudah jadi, harus serah terima dulu sebelum bisa beroperasi,” pungkasnya. (jar/ady)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#laporan RAT #KDMP Kabupaten Blitar #proges KDMP #pembangunan KDMP #diskopum kabupaten blitar