Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dishub Blitar Siagakan Pantauan Kamera ATCS 24 Jam Demi Bantu Urai Kemacetan di Sejumlah Titik Ini

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 27 Maret 2026 | 15:30 WIB

KONDISI LAPANGAN: Pemantauan kondisi lalu lintas di Kabupaten Blitar melalui sistem area traffic control system (ATCS) selama 24 jam nonstop.
KONDISI LAPANGAN: Pemantauan kondisi lalu lintas di Kabupaten Blitar melalui sistem area traffic control system (ATCS) selama 24 jam nonstop.

 

BLITAR KAWENTAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar memetakan titik-titik rawan kemacetan (trouble spot) dan kecelakaan (black spot).

Fokus pengamanan dipusatkan di jalur utama yang kerap mengalami penumpukan kendaraan, yakni wilayah Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, dan Desa/Kecamatan Kesamben.

Baca Juga: Maret Harus Tuntas, Pemkot Blitar Dorong Pengurus Koperasi Merah Putih Genjot Laporan RAT

Pemantauan melalui sistem area traffic control system (ATCS) selama 24 jam nonstop sangat membantu mendeteksi dini kemacetan.

Kepala Dishub Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk menerapkan skema manajemen lalu lintas guna memastikan mobilitas pengguna jalan tetap lancar.

Baca Juga: 65 KDMP di Kabupaten Blitar Mulai Beroperasi, Apa Fokus Kegiatannya?

"Hasil pemetaan kami, titik yang paling ramai dan rawan macet itu biasanya di perempatan Kalipucung dan wilayah Kesamben. Kami terus pantau melalui sistem ATCS selama 24 jam nonstop untuk mendeteksi dini kemacetan," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi fisik, dishub telah mendistribusikan sarana prasarana lalu lintas ke titik-titik strategis.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Pickup 4x4 Jadi Sorotan, Diborong 105 Ribu Unit untuk Kopdes Merah Putih, Spesifikasi dan Harganya Bikin Kaget

Ratusan barikade dan traffic cone (kerucut lalu lintas) disiagakan di lapangan untuk rekayasa arus jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang ekstrem.

"Tinggal menunggu penempatan sesuai perkembangan situasi di lapangan," tambahnya.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Double Cab Facelift 4x4 Meluncur, Harga Rp334 Juta dengan Mesin Diesel 140 PS dan Fitur Lengkap

Selain manajemen arus, aspek keselamatan berkendara di malam hari juga menjadi prioritas.

Tim dari bidang teknis dishub menyisir kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur utama untuk memastikan tidak ada area gelap yang membahayakan pengendara.

Baca Juga: Mobil Bekas 150 Jutaan Terbaik 2026: Aura Naik Kelas! Dari Avanza Veloz sampai Sienta, Ini Pilihan Paling Worth It

Puguh juga mengingatkan, para pengusaha angkutan dan masyarakat umum untuk memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima.

Pengujian kendaraan (KIR) di kantor dishub tetap disiagakan untuk mengecek kelaikan jalan armada sebelum digunakan menempuh perjalanan jauh. (kho/ynu)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#pantauan lalu Lintas #cegah kemacetan #Dishub Blitar #titik rawan #arus mudik lebaran