Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Lelah saat Berkendara Wajib Berhenti Tiap 4 Jam Perjalanan Jauh

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 27 Maret 2026 | 13:52 WIB

JAGA KONDISI: Perjalanan jauh membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar perjalanan lancar sampai tujuan.
JAGA KONDISI: Perjalanan jauh membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar perjalanan lancar sampai tujuan.

 

BLITAR KAWENTAR - Mobilitas tinggi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menuntut kesiapan fisik yang prima, terutama bagi para pengemudi kendaraan pribadi maupun umum.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mengimbau tentang pentingnya manajemen lelah guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas, yang sering dipicu kondisi tubuh yang menurun drastis di tengah perjalanan.

Baca Juga: Maret Harus Tuntas, Pemkot Blitar Dorong Pengurus Koperasi Merah Putih Genjot Laporan RAT

Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati menekankan, tubuh manusia memiliki batasan biologis yang tidak boleh dipaksakan.

Menyetir dalam durasi yang panjang tanpa jeda dapat menurunkan tingkat kewaspadaan dan kecepatan respons motorik pengemudi.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Pickup 4x4 Jadi Sorotan, Diborong 105 Ribu Unit untuk Kopdes Merah Putih, Spesifikasi dan Harganya Bikin Kaget

"Bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh, maksimal setiap 4 jam sekali harus istirahat. Jangan dipaksakan terus menyetir jika mata sudah mulai lelah. Berhenti sejenak di tempat aman bukan berarti membuang waktu perjalanan, melainkan langkah krusial menyelamatkan nyawa," tegasnya.

Lebih lanjut, dr Christine menyarankan, agar mereka yang menempuh perjalanan jauh tidak hanya duduk diam saat berada di area peristirahatan (rest area).

Baca Juga: Mahindra Scorpio Double Cab Facelift 4x4 Meluncur, Harga Rp334 Juta dengan Mesin Diesel 140 PS dan Fitur Lengkap

Aktivitas fisik ringan atau peregangan otot sangat disarankan untuk mengembalikan kebugaran tubuh yang kaku akibat posisi duduk yang statis dalam waktu lama.

"Lakukan peregangan ringan pada bagian leher, tangan, dan kaki. Ini sangat penting supaya peredaran darah kembali lancar dan fungsi ginjal tetap bekerja dengan baik. Dengan begitu, fokus akan kembali terisi dan tubuh tidak terasa kaku saat kembali memegang kemudi," tambahnya.

Baca Juga: Waspada Ular Masuk Rumah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Pemerhati Ular Blitar

Selain faktor istirahat, hidrasi menjadi poin krusial yang sering kali disepelekan.

Dinkes mewanti-wanti agar setiap orang tetap mengkonsumsi air putih minimal 2 liter per hari.

Baca Juga: Mobil Bekas 80 Jutaan Terbaik 2026: Minim Drama dan Siap Harian, Ini 5 Pilihan Paling Aman Buat Pemula!

Kecukupan cairan sangat memengaruhi konsentrasi di jalan raya, terlepas dari kondisi cuaca yang sedang panas maupun dingin.

Dinkes Kabupaten Blitar juga telah menyiagakan tenaga medis di tiga posko utama, yakni di Selorejo, Kanigoro, dan Ponggok.

Baca Juga: All New Toyota Rangga Diesel Resmi Diulas, Pickup Komersial Tangguh 2.4L Ini Siap Jadi Andalan Bisnis Serbaguna!

Posko-posko ini siap memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang merasa kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan ringan.

 Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas ini demi memastikan kondisi fisik tetap layak melanjutkan perjalanan dengan selamat. (kho/ynu)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#stamina mudik #arus balik mudik #arus mudik #Dishub Blitar #momen lebaran