BLITAR KAWENTAR- Tiga calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Kota Blitar dipastikan belum bisa berangkat pada musim haji 2026 ini.
Keterbatasan kuota membuat mereka harus menunda keberangkatan hingga tahun berikutnya.
Baca Juga: Cerita Vokalis Perempuan dari Band Lokal Blitar Suryakarsa: Semua Berawal dari Jadi Penonton
Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Blitar Purnomo menegaskan, kondisi tersebut terjadi karena proses penerbitan visa haji telah resmi ditutup sejak pertengahan Maret.
Sehingga untuk Cadangan tidak punya kuota lagi.
“Karena visa sudah ditutup, maka tidak ada lagi penambahan kuota untuk jemaah cadangan tahun ini,” ujarnya kepada Koran ini.
Dia menjelaskan, penutupan tersebut menjadi batas akhir bagi seluruh proses administrasi keberangkatan haji untuk musim ini.
Baca Juga: Kisah Bangkrut Rp2,4 Miliar hingga Bangkit, Rahasia Sukses Bisnis Dokter Mobil dari Nol Tanpa Utang
Sehingga CJH cadangan tidak dapat lagi dimasukkan dalam daftar keberangkatan tahun ini.
Meski demikian, ketiga CJH tersebut dipastikan tidak kehilangan kesempatan.
Mereka akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada musim haji 2027 mendatang.
“Insyaallah akan kami prioritaskan untuk tahun depan, sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya
Purnomo juga mengungkapkan bahwa sejak awal seluruh CJH cadangan telah diminta menandatangani surat pernyataan.
Dokumen tersebut berisi kesiapan jemaah untuk berangkat maupun kemungkinan tertunda.
“Sejak awal sudah ada kesepakatan, jadi jemaah sudah memahami mekanismenya, jadi CJH Cadangan sudah memahami hal ini,” jelasnya.
Purnomo juga mengimbau para CJH cadangan untuk tetap bersabar menunggu giliran keberangkatan berikutnya.
Sehingga persiapan untuk berangkat lebih baik lagi.
“Harapannya jemaah tetap sabar dan menjaga kesiapan, karena peluang berangkat tetap ada di tahun depan,” pungkasnya. (bud/ady)
Editor : Oksania Difa Ilmada