BLITAR KAWENTAR – Di tengah kenaikan suhu udara yang mulai menyengat saat memasuki musim kemarau, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memberikan atensi khusus kepada para peternak unggas.
Unggas dinilai sebagai jenis ternak yang paling berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan serius akibat cuaca panas ekstrem atau yang secara teknis dikenal sebagai fenomena heat stres.
Kabid Keswan dan Kesmavet Disnakkan Kabupaten Blitar, drh Lusia Adityaningtyas menjelaskan, karakteristik biologis ayam sangat berbeda dengan mamalia.
Ayam tidak memiliki kelenjar keringat sehingga kesulitan untuk mendinginkan suhu tubuh secara alami saat lingkungan memanas.
Baca Juga: Kisah Bangkrut Rp2,4 Miliar hingga Bangkit, Rahasia Sukses Bisnis Dokter Mobil dari Nol Tanpa Utang
"Ayam hanya bisa mengeluarkan panas tubuh melalui proses pernapasan dan penguapan.
Hal ini membuat mereka sangat rentan jika suhu di dalam kandang melebihi ambang batas 28°C," ungkapnya.
Baca Juga: Cerita Vokalis Perempuan dari Band Lokal Blitar Suryakarsa: Semua Berawal dari Jadi Penonton
Kondisi lingkungan yang berubah drastis ini tidak hanya memicu masalah kesehatan fisik, tetapi juga dapat menurunkan produktivitas telur maupun daging secara signifikan.
Oleh karena itu, peternak diimbau untuk memastikan sistem ventilasi kandang berfungsi maksimal.
Sirkulasi udara yang baik sangat krusial guna menekan kadar amonia dan debu yang sering kali menjadi pemicu utama penyakit pernapasan kronis atau yang akrab disebut penyakit "ngorok" pada ayam.
Sebagai upaya pencegahan mandiri, disnakkan menyarankan peternak untuk rutin memberikan suplemen vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak.
Selain itu, menjaga kebersihan sanitasi melalui desinfeksi berkala dan memastikan ketersediaan air minum yang bersih serta dingin sangat diwajibkan.
"Jika peternak menemukan gejala klinis seperti ternak terlihat lesu, tidak aktif, atau nafsu makan menurun drastis, segera lakukan pemeriksaan kesehatan intensif," tegasnya. (kho/c1/ynu)
Editor : Oksania Difa Ilmada