Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Potensi Musim Kemarau Panjang hingga Cuaca Panas, Peternak Unggas di Blitar Diminta Waspada

Akhmad Nur Khoiri • Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

DIJAGA: Peternak ayam sedang menjaga suhu kandang agar hewan ternak tetap terjaga kesehatannya.
DIJAGA: Peternak ayam sedang menjaga suhu kandang agar hewan ternak tetap terjaga kesehatannya.

 

BLITAR KAWENTAR – Di tengah kenaikan suhu udara yang mulai menyengat saat memasuki musim kemarau, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memberikan atensi khusus kepada para peternak unggas.

Unggas dinilai sebagai jenis ternak yang paling berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan serius akibat cuaca panas ekstrem atau yang secara teknis dikenal sebagai fenomena heat stres.

Baca Juga: Pasar Mobil Bekas 2026 Guncang! Munculnya Mobil Listrik Premium Bikin Harga Alphard hingga Fortuner Terjun Bebas, Saatnya Berburu Unit 'Rasa Baru'

‎Kabid Keswan dan Kesmavet Disnakkan Kabupaten Blitar, drh Lusia Adityaningtyas menjelaskan, karakteristik biologis ayam sangat berbeda dengan mamalia.

Ayam tidak memiliki kelenjar keringat sehingga kesulitan untuk mendinginkan suhu tubuh secara alami saat lingkungan memanas.

Baca Juga: Kisah Bangkrut Rp2,4 Miliar hingga Bangkit, Rahasia Sukses Bisnis Dokter Mobil dari Nol Tanpa Utang

‎"Ayam hanya bisa mengeluarkan panas tubuh melalui proses pernapasan dan penguapan.

Hal ini membuat mereka sangat rentan jika suhu di dalam kandang melebihi ambang batas 28°C," ungkapnya. 

Baca Juga: Cerita Vokalis Perempuan dari Band Lokal Blitar Suryakarsa: Semua Berawal dari Jadi Penonton

‎Kondisi lingkungan yang berubah drastis ini tidak hanya memicu masalah kesehatan fisik, tetapi juga dapat menurunkan produktivitas telur maupun daging secara signifikan.

Oleh karena itu, peternak diimbau untuk memastikan sistem ventilasi kandang berfungsi maksimal.

Baca Juga: Awas Tertipu Kilometer Suntikan! Ini Daftar Mobil Bekas 100 Jutaan Terbaik 2026 yang Bandel, Irit, dan Paling Dicari Pemula

Sirkulasi udara yang baik sangat krusial guna menekan kadar amonia dan debu yang sering kali menjadi pemicu utama penyakit pernapasan kronis atau yang akrab disebut penyakit "ngorok" pada ayam.

Baca Juga: Awas Tertipu Kilometer Suntikan! Ini Daftar Mobil Bekas 100 Jutaan Terbaik 2026 yang Bandel, Irit, dan Paling Dicari Pemula

‎Sebagai upaya pencegahan mandiri, disnakkan menyarankan peternak untuk rutin memberikan suplemen vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak.

 Selain itu, menjaga kebersihan sanitasi melalui desinfeksi berkala dan memastikan ketersediaan air minum yang bersih serta dingin sangat diwajibkan.

Baca Juga: Liburan Pakai Innova Diesel! Strategi Cerdas Berburu Mobil Bekas 100 Jutaan Terbaik 2026 dengan Cicilan Super Ringan

 ‎"Jika peternak menemukan gejala klinis seperti ternak terlihat lesu, tidak aktif, atau nafsu makan menurun drastis, segera lakukan pemeriksaan kesehatan intensif," tegasnya. (kho/c1/ynu)

 

Editor : Oksania Difa Ilmada
#Potensi cuaca ekstrem #peternakan blitar #peternak unggas #umkm blitar #Disnaker