BLITAR KAWENTAR – Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI), Megawati Soekarnoputri, berziarah ke makam sang ayah, Bung Karno, kemarin (29/3).
Agenda ziarah atau nyekar tersebut dilakukan dalam suasana momen Lebaran.
Baca Juga: Genjot PAD Sektor Pariwisata, Disbudpar Siapkan Paket Wisata Blitar Raya
Keluarga besar Bung Karno menyebut bahwa ziarah tersebut bukan sekadar tradisi, melainkan sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya gagasan tatanan dunia berbasis Pancasila.
Selain itu juga untuk mengenang jasa Sang Proklamator Kemerdekaan RI tersebut. Prosesi ziarah yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut berjalan dengan khidmat.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, ziarah tersebut diisi dengan doa bagi bangsa dan negara, sekaligus refleksi atas kondisi global saat ini.
”Ibu Megawati bersama keluarga besar Bung Karno mendoakan proklamator sekaligus Presiden pertama RI, serta mendoakan bangsa dan negara, bahkan seluruh warga dunia agar senantiasa dalam perdamaian,” ujarnya, kemarin (29/3).
Menurut Hasto, doa yang dipanjatkan bersama-sama juga berkaitan dengan situasi global yang tengah menghadapi berbagai persoalan geopolitik.
Dalam konteks itu, pemikiran Bung Karno dinilai tetap relevan.
”Kita tahu bagaimana persoalan dunia saat ini. Bung Karno telah memelopori suatu tata dunia baru yang berlandaskan Pancasila,” jelasnya.
Ziarah tersebut, lanjut dia, juga menjadi bagian dari tradisi yang rutin dilakukan Megawati Soekarnoputri, namun memiliki makna yang lebih luas di tengah tantangan zaman.
Selain mendoakan Bung Karno, juga mendoakan agar bangsa Indonesia diberikan keselamatan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Kami juga mendoakan agar rakyat Indonesia memiliki daya tahan dalam berjuang menggapai cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan Bung Karno sejak usia muda,” ungkapnya.
Usai berziarah ke Makam Bung Karno, rombongan langsung bertolak menuju agenda perjalanan berikutnya.
Sesuai agenda, rombongan Megawati Soekarnoputri terbang menuju Denpasar, Bali.
Tepatnya di kawasan Bedugul yang menjadi rumah peristirahatan keluarga Megawati Soekarnoputri.(bud/c1/sub)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly