Anggaran Minim, Fokus Pembangunan di Kota Blitar Pada Layanan Dasar, Ini Targetnya

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Selasa, 31 Maret 2026 | 14:00 WIB
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kota Blitar dalam menyusun arah pembangunan tahun 2026.
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kota Blitar dalam menyusun arah pembangunan tahun 2026.

BLITAR KAWENTAR - Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kota Blitar dalam menyusun arah pembangunan tahun 2026.

Fokus pun diarahkan pada penguatan pelayanan dasar yang dinilai lebih prioritas.

Baca Juga: ⁠Ratusan CJH Kabupaten Blitar Siap Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Kemenag Beberkan Tahapan Persiapannya

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kota Blitar, Tri Iman, menyebut penyesuaian dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Di tahun 2026 ini fokus pada pelayanan dasar, dengan pembangunan fasilitas yang disesuaikan kondisi anggaran,” ujarnya, Senin (30/3)

Baca Juga: Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB, Anak Mantan Wakil Bupati Blitar Ini Siap Laksanakan Perintah Partai

Ia mengakui, kondisi fiskal saat ini membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program pembangunan.

“Ketika anggaran pembangunan berkurang, tentu perlu penyesuaian dan mencari alternatif pendukung,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Kabupaten Blitar Mulai Pendataan Awal Calon Siswa

Ke depan, Pemkot Blitar juga mulai menyiapkan arah pembangunan berbasis smart economy pada 2027.

Konsep ini menekankan peran masyarakat dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Kuota Bus Sekolah di Kabupaten Blitar Baru Terisi 40 Persen, Trayek Baru Doko-Kedamben Siap Beroperasi

“Kalau ekonomi masyarakat tumbuh, otomatis kemampuan pembangunan daerah juga ikut meningkat,” ungkapnya.

Menurut Tri Iman, pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Baca Juga: Tren Perceraian di Blitar Justru Naik saat Ramadan Penuh Berkah, Ini Penjelasan Pengadilan Agama

“Pembangunan itu bukan hanya dari pemerintah, tapi juga dari masyarakat dan pelaku usaha,” pungkasnya. (bud/ady)

Editor : Muhammad Adib Falih Rifly
pembangunan blitar anggaran terbatas Pemkot Blitar kawentaran