KAWENTARAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus mematangkan persiapan pembangunan Sirkuit Sentul. Saat ini, tahapan masih difokuskan pada koordinasi dan perencanaan, sebelum kemudian memasuki proses lelang.
Untuk diketahui, proyek arena balapan ini merupakan salah satu proyek strategis pemerintah daerah untuk tahun ini.
Baca Juga: Mobil Bekas 100 Jutaan Terbaik: Ini 4 Rekomendasi MPV Keluarga Irit dan Bandel!
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, berbagai persiapan untuk proyek Sirkuit Sentul terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk dengan aparat penegak hukum untuk proses pendampingan.
“Saat ini masih dalam tahap rapat koordinasi dan perencanaan. Karena ini proyek strategis daerah, semua pihak harus dilibatkan agar prosesnya berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (30/3).
Dia menjelaskan, setelah tahapan persiapan rampung, proyek revitalisasi sirkuit di Kelurahan Sentul itu akan segera dilelang.
Pemerintah menargetkan pengerjaan dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan hingga akhir tahun.
Baca Juga: Anggaran Minim, Fokus Pembangunan di Kota Blitar Pada Layanan Dasar, Ini Targetnya
“Kalau sudah selesai persiapan, langsung kita lelang. Targetnya tahun ini sekitar Desember sudah bisa beroperasi,” jelasnya.
Menurut Mas Ibin, sapaan akrabnya, kehadiran sirkuit ini tidak hanya menjadi sarana olahraga otomotif, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah untuk ke depannya.
“Ya, sirkuit ini bukan hanya untuk balapan saja, tapi mampu menaikkan pendapatan daerah,” tegasnya.
Selain itu, proyek tersebut diproyeksikan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang otomotif.
Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Kabupaten Blitar Mulai Pendataan Awal Calon Siswa
“Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga peluang untuk mengembangkan potensi anak muda di bidang otomotif,” tambahnya.
Dia menambahkan, keberadaan sirkuit juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah, khususnya masyarakat yang ada di sekitar sirkuit.
“Selain menjadi wadah olahraga dan kreativitas, sirkuit ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) melalui berbagai event dan aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitarnya,” pungkasnya. (bud/c1/ady)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar