BLITAR KAWENTAR – Memasuki usia ke-120 tahun, Kota Blitar diharapkan semakin matang dalam pembangunan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, dalam momentum hari jadi kota yang jatuh pada 1 April ini.
Menurut Syahrul, usia 120 tahun bukan lagi usia muda.
Karena itu, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dituntut untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja.
Baca Juga: Musisi Blitar Abon Jhon Siap Tur Nasional Bareng D’MASIV, Singgle Baru Juga Disiapkan
Baik DPRD maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar diharapkan dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di usia yang sudah matang ini, kami berharap Kota Blitar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya, kemarin (21/3).
Namun, di tengah peringatan hari jadi tersebut, Syahrul mengingatkan adanya tantangan global yang perlu diwaspadai.
Salah satunya adalah dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk suplai bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak luas, baik secara sosial maupun ekonomi.
Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk mengambil langkah strategis melalui kebijakan efisiensi dan efektivitas, baik dari sisi anggaran maupun kinerja.
“Dampaknya sudah terasa, salah satunya pemangkasan anggaran transfer dari pusat hingga ratusan miliar. Ini tentu menjadi tantangan serius bagi daerah,” jelasnya.
Dengan keterbatasan anggaran tersebut, DPRD mendorong seluruh jajaran Pemkot Blitar, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga aparatur sipil negara (ASN), untuk tetap meningkatkan kinerja.
Pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal meski kondisi fiskal terbatas.
Selain itu, Syahrul juga mengimbau seluruh ASN, PPPK, hingga tenaga kontrak untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, termasuk menerapkan pola hidup hemat di tengah situasi yang tidak menentu.
Baca Juga: Honda Jazz 2026 Hybrid Resmi Hadir, Irit 22 Km/L, Fitur Canggih dan Harga Mulai Rp265 Juta!
“Dengan kondisi saat ini, semua pihak harus beradaptasi. Kinerja tetap harus maksimal, tetapi pengelolaan anggaran juga harus lebih efisien,” tegasnya. (sub/ady)
Editor : Oksania Difa Ilmada