Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkot Blitar Usulkan Wisata Makam Bung Karno Jadi Cagar Budaya Nasional

M. Subchan Abdullah • Jumat, 3 April 2026 | 12:30 WIB

 

Muhammad Adib Falih Rifly/RADAR BLITAR - SARAT SEJARAH: Gerbang masuk menuju kawasa wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar. Hampir setiap hari ramai peziarah.
Muhammad Adib Falih Rifly/RADAR BLITAR - SARAT SEJARAH: Gerbang masuk menuju kawasa wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar. Hampir setiap hari ramai peziarah.

BLITAR KAWENTAR– Makam Bung Karno (MBK) telah menjadi destinasi wisata sejarah andalan di Kota Blitar.

Banyak wisatawan yang datang dari berbagai penjuru daerah untuk berziarah di makam Presiden Pertama Indonesia tersebut. 

Baca Juga: Di Blitar Marak Terbangkan Balon Udara, Begini Dampaknya yang Terjadi

Karena telah menjadi wisata ikonik, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kini tengah berjuang agar MBK ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional.

Pemkot saat ini masih memproses pengusulan dan melakukan kajian lebih lanjut sebelum ditetapkan di tingkat nasional. 

Baca Juga: Pastikan Bus Sekolah Tak Ganggu Angkutan Umum, Dishub Kabupaten Blitar: Kami Jalan Beriringan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochwati menjelaskan, penetapan cagar budaya tersebut diawali melalui pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang telah ditetapkan melalui SK Wali Kota Blitar.

Setelah itu, tim melakukan kajian lebih lanjut terhadap objek calon cagar budaya tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Sedan Bekas Rp80 Jutaan Paling Irit dan Mewah: Honda City vs Corolla Altis vs Camry, Pilih Mana?

”Setelah kajian dilakukan secara menyeluruh, kemudian dilanjutkan dengan sidang penetapan di tingkat kabupaten atau kota. Tahapannya memang tidak mudah,” ujarnya.

Nah, setelah ditetapkan di tingkat daerah, pemkot kemudian mengajukan peningkatan status ke pemerintah provinsi hingga pusat.

Baca Juga: Rekomendasi Sedan Bekas Rp80 Jutaan Paling Irit dan Mewah: Honda City vs Corolla Altis vs Camry, Pilih Mana?

 Semua proses dilakukan secara berjenjang. ”Setelah penetapan di tingkat kabupaten/kota tuntas, lalu kami usulkan ke provinsi dan nasional,” jelasnya.

Menurutnya, proses tersebut memerlukan tahapan berjenjang dan tidak bisa dilakukan secara instan.

Baca Juga: Perbandingan Mitsubishi Xpander vs Suzuki Ertiga Terbaru, Mana Lebih Unggul? Simak Harga, Fitur, dan Konsumsi BBM!

 Meski demikian, dia menyebut komunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi terus berjalan.

 ”Respons dari pusat cukup baik, termasuk dari BPK Wilayah XI dan provinsi,” tambahnya.

Baca Juga: Perbandingan Suzuki Ertiga vs Mitsubishi Xpander: Uji 7 Penumpang dan Koper, Siapa Lebih Praktis untuk Mudik?

Jika nantinya disetujui, penetapan sebagai cagar budaya nasional akan berdampak pada penguatan perlindungan serta pengakuan terhadap nilai sejarah situs tersebut.

 Pemkot menargetkan proses pengusulan ini dapat rampung dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Irit Rp80 Jutaan 2025: Nissan Grand Livina, Evalia, hingga Wagon Unik Ini Siap Harian dan Liburan!

“Targetnya sebelum 2028 sudah bisa ditetapkan. Dengan begitu, perlindungan MBK semakin kuat dan bisa diakui secara nasional bahkan internasional,” pungkasnya.(bud/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#Makam presiden pertama Indonesia #makam bung karno #cagar budaya #Pemkot Blitar #disbudpar kota blitar