Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Edukasi Pembatasan Akses Medsos Harus Lintas OPD

M. Subchan Abdullah • Jumat, 3 April 2026 | 13:30 WIB
 Edukasi pembatasan akses media sosial (medsos) bagi anak secara terpadu lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi hal penting yang harus dilakukan.
Edukasi pembatasan akses media sosial (medsos) bagi anak secara terpadu lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi hal penting yang harus dilakukan.

KEWENTARAN - Edukasi pembatasan akses media sosial (medsos) bagi anak secara terpadu lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi hal penting yang harus dilakukan.

Upaya ini dinilai tidak bisa berjalan efektif jika hanya dilakukan oleh satu instansi, maka harus melibatkan berbagai pihak termasuk orang tua dan lembaga pendidikan.

Baca Juga: Di Blitar Marak Terbangkan Balon Udara, Begini Dampaknya yang Terjadi

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar, Mujianto. Menurutnya, pembatasan akses gadget dan internet bagi anak harus diiringi dengan edukasi yang komprehensif.

“Edukasi ini tidak bisa parsial. Harus lintas OPD agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Pastikan Bus Sekolah Tak Ganggu Angkutan Umum, Dishub Kabupaten Blitar: Kami Jalan Beriringan

Menurut dia, peran DP3AP2KB lebih menitikberatkan pada aspek parenting atau pola asuh orang tua.

Orang tua diharapkan mampu mengontrol penggunaan gadget oleh anak, termasuk membatasi durasi dan jenis konten yang diakses. 

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Irit Rp80 Jutaan 2025: Nissan Grand Livina, Evalia, hingga Wagon Unik Ini Siap Harian dan Liburan!

Edukasi tersebut akan terus digencarkan melalui berbagai program pembinaan keluarga.

Di sisi lain, dinas komunikasi, informatika, dan statistik (diskominfotik) memiliki peran dalam memberikan pemahaman teknis kepada masyarakat.

Baca Juga: Rekomendasi Sedan Bekas Rp80 Jutaan Paling Irit dan Mewah: Honda City vs Corolla Altis vs Camry, Pilih Mana?

Terutama terkait cara membatasi akses konten melalui fitur parental control yang tersedia di berbagai platform media sosial maupun aplikasi digital.

Dengan begitu, konten yang diakses anak dapat disesuaikan dengan kategori usia. 

Baca Juga: Perbandingan 5 MPV Bekas Rp80 Jutaan 2025: Avanza vs Xenia vs Livina vs Ertiga vs Confero, Mana Paling Worth It?

“Secara teknis, diskominfotik yang akan memberikan edukasi bagaimana membatasi konten.

Kami siap berkolaborasi untuk memperkuat dari sisi parenting,” jelasnya.

Baca Juga: Daftar Mobil Bekas Rp80 Jutaan Paling Layak Dipakai Lama: Datsun Cross hingga Confero, Mana Terbaik?

Tak hanya itu, kebijakan pembatasan akses medsos ini juga menyasar kalangan pelajar.

Karena itu, dinas pendidikan (dispendik) serta lembaga pendidikan diharapkan turut dilibatkan dalam proses edukasi dan sosialisasi.

Baca Juga: Perbandingan Suzuki Ertiga vs Mitsubishi Xpander: Uji 7 Penumpang dan Koper, Siapa Lebih Praktis untuk Mudik?

Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak dalam mengakses dunia digital.

Mujianto menegaskan, dukungan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan ini.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Terbaik Rp80 Jutaan: Dari Toyota Yaris hingga Kijang Innova, Ini Rekomendasi Paling Worth It dan Minim Drama!

Dia berharap para orang tua memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi dan mendampingi anak dalam menggunakan gadget.

“Kami berharap orang tua ikut mendukung kebijakan ini demi masa depan anak yang lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga: Perbandingan Mitsubishi Xpander vs Suzuki Ertiga Terbaru, Mana Lebih Unggul? Simak Harga, Fitur, dan Konsumsi BBM!

Dia mengingatkan maraknya kasus yang melibatkan anak akibat pengaruh negatif media sosial harus menjadi perhatian serius.

Tanpa pengawasan dan pembatasan yang tepat, anak-anak berpotensi terpapar konten yang tidak sesuai usia.

”Sinergi dan kolaborasi penting dilakukan demi mencegah dampak negatif penggunaan media sosial sekaligus menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.(sub/c1)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#medsos #DP2KBP3A #OPD kota blitar #Pemkot Blitar #gadget