BLITAR KAWENTAR - Kekompakan dua kepala daerah sangat penting karena memengaruhi jalannya kebijakan dan kinerja pemerintahan.
Jika kepala daerah serta wakilnya terus kompak tentu proses pembangunan daerah berjalan semakin baik.
Baca Juga: Melihat Puluhan Relawan SPPG di Kota Blitar Diajarkan Padamkan Api Kebakaran, Sempat Ada yang Trauma
Pengamat politik, Abdul Hakam Sholauddin, menekankan pentingnya kekompakan antara wali kota dan wakil wali kota dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Menurut dia, keduanya merupakan satu kesatuan dalam kepemimpinan yang memiliki tanggung jawab bersama untuk merealisasikan visi dan misi selama masa jabatan.
Baca Juga: Merasakan Menginap di Hotel Mewah 4 Lantai di Pusat Kota Blitar, Cek Disini
“Wali kota dan wakil wali kota itu satu paket. Ketika terpilih tentu diharapkan bisa bersama-sama membangun daerah sesuai visi misi yang telah disampaikan,” ujarnya kepada Koran ini, kemarin (2/4).
Dia menjelaskan, dalam praktiknya, wakil kepala daerah memiliki peran membantu serta dapat mewakili kepala daerah sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditentukan.
”Secara aturan, wakil itu membantu wali kota dan bisa mewakili dalam menjalankan tugas tertentu,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa hubungan yang baik antara kepala daerah dan wakilnya akan berdampak positif terhadap jalannya pemerintahan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Masyarakat tentu berharap pelayanan berjalan dengan baik. Kekompakan pimpinan menjadi salah satu faktor pendukungnya,” tambahnya.
Dia berharap komunikasi dan koordinasi antarpimpinan daerah dapat terus terjaga demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan.
“Harapannya tentu bisa terus berjalan selaras agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, hubungan antara wali kota Blitar dan wakilnya kurun setahun terakhir selalu diterpa isu ketidakharmonisan.
Baca Juga: Honda Jazz 2026 Bocor di China, Desain Baru Jadi Sorotan, Akankah Comeback ke Indonesia?
Hal tersebut terlihat pada sejumlah agenda Pemkot Blitar yang terbilang jarang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba.
Salah satunya pada saat upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar pada Rabu (1/4) lalu di halaman Kantor Wali Kota Blitar.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Blitar Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Leptospirosis di Lingkungan Lembap
Saat itu tidak tampak kehadiran orang nomor dua di lingkup Pemkot Blitar tersebut.
Padahal menurut informasi yang disampaikan oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin bahwa undangan upacara hari jadi telah disebar ke seluruh jajaran forkopimda termasuk wawali.
Wali kota tidak mengetahui perihal alasan ketidakhadiran wakilnya tersebut. Dia meminta media untuk menanyakan langsung kepada wawali.(bud/c1/ady)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly