Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ini Kata Pengamat Politik di Blitar Dampak yang Terjadi Jika Kepala Daerah dengan Wakilnya Tak Harmonis

Noormalady Usman • Jumat, 3 April 2026 | 16:00 WIB
Kekompakan dua kepala daerah sangat penting karena memengaruhi jalannya kebijakan dan kinerja pemerintahan.
Kekompakan dua kepala daerah sangat penting karena memengaruhi jalannya kebijakan dan kinerja pemerintahan.

BLITAR KAWENTAR - Kekompakan dua kepala daerah sangat penting karena memengaruhi jalannya kebijakan dan kinerja pemerintahan.

Jika kepala daerah serta wakilnya terus kompak tentu proses pembangunan daerah berjalan semakin baik. 

Baca Juga: Melihat Puluhan Relawan SPPG di Kota Blitar Diajarkan Padamkan Api Kebakaran, Sempat Ada yang Trauma

Pengamat politik, Abdul Hakam Sholauddin, menekankan pentingnya kekompakan antara wali kota dan wakil wali kota dalam menjalankan pemerintahan daerah.

Menurut dia, keduanya merupakan satu kesatuan dalam kepemimpinan yang memiliki tanggung jawab bersama untuk merealisasikan visi dan misi selama masa jabatan.

Baca Juga: Merasakan Menginap di Hotel Mewah 4 Lantai di Pusat Kota Blitar, Cek Disini

“Wali kota dan wakil wali kota itu satu paket. Ketika terpilih tentu diharapkan bisa bersama-sama membangun daerah sesuai visi misi yang telah disampaikan,” ujarnya kepada Koran ini, kemarin (2/4).

Dia menjelaskan, dalam praktiknya, wakil kepala daerah memiliki peran membantu serta dapat mewakili kepala daerah sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditentukan.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Makin Sporty dan Modern, Fitur Lengkap hingga Harga Rp350 Juta, Tetap Jadi Hatchback Favorit?

”Secara aturan, wakil itu membantu wali kota dan bisa mewakili dalam menjalankan tugas tertentu,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa hubungan yang baik antara kepala daerah dan wakilnya akan berdampak positif terhadap jalannya pemerintahan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Honda Jazz Terbaru Resmi Meluncur, Harga Setara LCGC? Ini Fakta Desain, Mesin dan Strateginya di Tengah Tren Elektrifikasi

“Masyarakat tentu berharap pelayanan berjalan dengan baik. Kekompakan pimpinan menjadi salah satu faktor pendukungnya,” tambahnya.

Dia berharap komunikasi dan koordinasi antarpimpinan daerah dapat terus terjaga demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Resmi Dibahas, Desain Makin Modern, Fitur Lengkap dan Harga Rp350 Juta, Layak Dibeli?

“Harapannya tentu bisa terus berjalan selaras agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, hubungan antara wali kota Blitar dan wakilnya kurun setahun terakhir selalu diterpa isu ketidakharmonisan.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Bocor di China, Desain Baru Jadi Sorotan, Akankah Comeback ke Indonesia?

Hal tersebut terlihat pada sejumlah agenda Pemkot Blitar yang terbilang jarang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba.

Salah satunya pada saat upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar pada Rabu (1/4) lalu di halaman Kantor Wali Kota Blitar.

Baca Juga: Dinkes Kabupaten Blitar Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Leptospirosis di Lingkungan Lembap

Saat itu tidak tampak kehadiran orang nomor dua di lingkup Pemkot Blitar tersebut.

Padahal menurut informasi yang disampaikan oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin bahwa undangan upacara hari jadi telah disebar ke seluruh jajaran forkopimda termasuk wawali.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Hybrid Resmi Dibahas, Irit 22 Km/L dan Fitur Premium, Harga Mulai Rp265 Juta Bikin Penasaran

Wali kota tidak mengetahui perihal alasan ketidakhadiran wakilnya tersebut. Dia meminta media untuk menanyakan langsung kepada wawali.(bud/c1/ady)

Editor : Muhammad Adib Falih Rifly
#kekompakan kepala daerah #Syauqul Muhibbin #Elim Tyu Samba #Pemkot Blitar