Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cuaca Ekstrem Jelang Peralihan Musim, BPBD Imbau Masyarakat Blitar Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Akhmad Nur Khoiri • Minggu, 5 April 2026 | 10:51 WIB

ILUSTRASI Potensi Bencana Hidrometeorologi di Blitar.

ILUSTRASI Potensi Bencana Hidrometeorologi di Blitar.

BLITAR KAWENTAR - Menjelang musim kemarau 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diperkirakan mulai pada April–Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026 dengan kondisi yang cenderung lebih kering dari biasanya.

‎‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi menjelaskan, kondisi ini berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari kekurangan air bersih, menurunnya debit irigasi, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga: Mobil Keluarga Mewah Cuma 140 Jutaan! Review Spesifikasi Toyota Nav1 Bekas: Lebih Empuk dari Innova, Kabin Senyaman Alphard, dan Rakitan Asli Jepang!

“Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kering sehingga masyarakat perlu melakukan langkah mitigasi sejak dini, terutama dalam menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran lahan,” ujarnya.

‎‎Sebagai langkah mitigasi, BPBD mengimbau masyarakat mulai mengoptimalkan penampungan air serta memanfaatkan air hujan yang masih tersedia di awal musim.

Selain itu, penyesuaian pola tanam juga menjadi penting, terutama bagi petani, dengan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering.

Baca Juga: Bosan dengan Mobil LCGC? Ini 4 Mobil MPV Bekas 100 Jutaan Terbaik 2026: Ada Toyota Avanza "Barong" Hingga Mitsubishi Xpander!

‎‎Wahyudi juga menekankan pentingnya perencanaan distribusi air bersih, khususnya bagi wilayah yang rawan mengalami kekeringan.

Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Perencanaan distribusi air harus disiapkan sejak awal, sehingga ketika terjadi kekeringan, penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Baca Juga: Obral Mobil Bekas Murah Meriah di Putra Motor Depok: Ada Isuzu Panther Touring Hingga Kijang Cuma Rp14 Jutaan, Bisa Tukar Tambah!

‎‎Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla dengan tidak melakukan pembakaran terbuka serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

‎BPBD juga menyiapkan langkah kesiapsiagaan melalui pemantauan wilayah rawan dan penyediaan sarana pendukung penanggulangan bencana.

Baca Juga: Modal 60 Jutaan Bisa Punya Mobil Keluarga? Ini 5 Pilihan Mobil Bekas Terbaik 2026 yang Irit, Bandel, dan Cocok Jadi Aset Masa Depan!

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mitigasi bencana. Dengan langkah sederhana namun konsisten, risiko dampak kemarau dapat diminimalisasi,” pungkas Wahyudi.(kho/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#cuaca ekstrem #Bencana hidrometeorologi #angin kencang #BPBD Kabupaten Blitar #puting beliung