Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Anggaran Minim, Pemkot Blitar Belum Punya Rencana Bangun Pusat Latihan Cabor Terpadu

M. Subchan Abdullah • Minggu, 5 April 2026 | 11:40 WIB
MINIM: Lapangan voli di Kota Blitar yang menjadi salah satu pusat latihan cabor voli.
MINIM: Lapangan voli di Kota Blitar yang menjadi salah satu pusat latihan cabor voli.

 

BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar hingga kini belum memiliki pusat latihan (puslat) terpadu untuk seluruh cabang olahraga (cabor). Meski demikian, upaya pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) olahraga tetap dilakukan secara bertahap.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Heru Eko Pramono mengatakan, saat ini masing-masing cabor masih menggunakan fasilitas latihan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Ada yang memanfaatkan fasilitas pemerintah dan ada yang menggunakan fasilitas swadaya.

“Ke depan, kami berupaya memenuhi sarpras olahraga di masing-masing cabor demi peningkatan prestasi,” ujarnya.

Baca Juga: Modal 60 Jutaan Bisa Punya Mobil Keluarga? Ini 5 Pilihan Mobil Bekas Terbaik 2026 yang Irit, Bandel, dan Cocok Jadi Aset Masa Depan!

Menurutnya, kebutuhan terhadap puslat terpadu menjadi penting. Namun, realisasinya perlu mempertimbangkan karakteristik tiap cabor yang memiliki standar sarana berbeda.

“Memang ke depan perlu ada satu tempat untuk semua cabor, tapi masing-masing punya spesifikasi yang berbeda, jadi perlu dikaji lebih lanjut,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi sarana olahraga di sejumlah cabor masih belum sepenuhnya memadai. Bahkan, ada cabor yang masih memanfaatkan fasilitas pribadi milik pengurus maupun menggunakan tempat sementara.

Baca Juga: Mobil Keluarga Mewah Cuma 140 Jutaan! Review Spesifikasi Toyota Nav1 Bekas: Lebih Empuk dari Innova, Kabin Senyaman Alphard, dan Rakitan Asli Jepang!

“Memang kami akui masih ada beberapa cabor yang menggunakan aset pribadi, bahkan ada yang masih menumpang,” ungkap Heru.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam pemenuhan sarpras secara menyeluruh. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya melakukan perbaikan secara bertahap.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, pemenuhan sarpras akan dilakukan satu per satu,” tambahnya.

Heru menilai bahwa dalam jangka pendek yang lebih mendesak adalah melengkapi sarana masing-masing cabor dibandingkan membangun puslat terpadu.

Baca Juga: Mobil Keluarga Mewah Cuma 140 Jutaan! Review Spesifikasi Toyota Nav1 Bekas: Lebih Empuk dari Innova, Kabin Senyaman Alphard, dan Rakitan Asli Jepang!

Sebab, anggaran daerah masih sangat terbatas, terlebih di tengah kebijakan efisiensi. “Yang lebih urgen saat ini adalah melengkapi sarana prasarana tiap cabor agar pembinaan tetap berjalan,” pungkasnya. (bud/c1/sub) 

Editor : M. Subchan Abdullah
#sarpras #anggaran #fasilitas olahraga #cabor #Pemkot Blitar