BLITAR KAWENTAR – Kecelakaan lalu lintas melibatkan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.
Seorang pria lanjut usia dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang telah ditutup total di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, pada Senin (6/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Disperindag Kabupaten Blitar Wanti-wanti Praktik Curang Takaran SPBU, Ini yang Dilakukan
Korban diketahui bernama Nandam, 74, warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon.
"Saat kejadian, korban tengah menuntun dan mengangkat sepeda kayuhnya untuk menyeberang jalur rel dari arah selatan ke utara," jelas Kasihumas Polres Blitar Kota, Samsul Anwar.
Baca Juga: Sebanyak 2.270 Siswa di Kota Blitar Ikuti TKA di Hari Pertama, Begini Hasil Pantauan Dispendik
Dia juga menyampaikan, Kereta Api (KA) Kertanegara dengan nomor lokomotif 167 B melaju dari arah timur ke barat saat insiden terjadi.
“Sesampainya di perlintasan sebidang yang sudah ditutup total, terjadi benturan dengan seorang pesepeda yang menuntun sepeda dan hendak menyeberang,” ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Blitar Kembali Ancang-ancang Mutasi Pejabat ASN, Termasuk Posisi Kepala OPD
Benturan tersebut mengakibatkan korban terpental sejauh kurang lebih 15 meter dari titik awal kejadian.
Sepeda kayuh yang dibawa korban juga ditemukan dalam posisi berimpitan dengan tubuh korban di lokasi.
Baca Juga: Mengundurkan Diri dari Jabatan, Kursi Direktur PDAM Kota Blitar Kembali Kosong
Petugas dari Polsek Srengat bersama Satlantas Polres Blitar Kota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP).
"Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari olah TKP, pendataan saksi, hingga evakuasi korban ke RSUD Srengat untuk keperluan visum luar," paparnya.
Selain itu, petugas juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut.
Polisi memastikan proses penanganan berjalan aman dan lancar tanpa mengganggu perjalanan kereta api. (kho/c1/ynu)
Editor : Oksania Difa Ilmada