Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Waspada Ancaman Kekeringan di Blitar, BPBD Catat 23 Desa Rawan Terdampak

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 8 April 2026 | 12:36 WIB
ebanyak 23 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Blitar harus waspada karena berpotensi mengalami kekeringan parah tahun ini.
ebanyak 23 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Blitar harus waspada karena berpotensi mengalami kekeringan parah tahun ini.

KAWENTARAN  – Sebanyak 23 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Blitar harus waspada karena berpotensi mengalami kekeringan parah tahun ini.

Potensi ini dampak fenomena El Nino ekstrem yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Gebrak Inovasi Pertanahan, Inilah Daftar Pemenang Kompetisi KRISTAL Kementerian ATR BPN 2026 yang Bikin Pelayanan Makin Sat-Set!

Hal itu diketahui usai hasil pemetaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar. Maka dari itu, pihaknya sudah melakukan persiapan persediaan air bersih untuk didistribusikan ke desa-desa terdampak.

Masyarakat juga bisa mengantisipasi dengan adanya sumur di rumah untuk cadangan air.

Baca Juga: Gebrakan ASN Muda di Kompetisi KRISTAL 2026: Intip Inovasi Sistem Ruang Maslahat dan CLEARLAND yang Revolusi Layanan Pertanahan

“Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah awal untuk mengantisipasi dampak kekeringan, salah satunya dengan dropping air bersih ke wilayah terdampak.

Untuk sementara, kami siapkan dropping air kurang lebih 80 rit,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi.

Baca Juga: Mudah dan Cepat! Cara Urus Sertipikat Tanah di Hari Sabtu-Minggu Lewat Layanan PELATARAN, Cek Syaratnya Di Sini!

Dia melanjutkan, jumlah tersebut belum bisa mencukupi seluruh kebutuhan pada 23 desa terdampak. Sebab, kondisi El Nino ini baru diketahui pada 2026 sehingga anggaran untuk air bersih memang terbatas.

Maka dari itu, BPBD akan mengupayakan penambahan jika stok air yang disiapkan habis.

Baca Juga: Jangan Cuma Disimpan! Begini Cara Mengurus Roya Setelah Cicilan KPR Lunas Agar Sertipikat Tanah Aman dan Sah

Meskipun begitu, dia akan mengupayakan untuk bantuan air.

Baik dari BPBD Jawa Timur atau dari pihak lain.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Jenis Sertipikat Tanah di Indonesia Agar Aset Anda Aman dan Punya Kepastian Hukum Kuat

Sebab, kondisi ini darurat yang menyangkut masalah hidup masyarakat.

“Kami akan lakukan koordinasi kepada stakeholder terkait untuk penambahan distribusi air bersih.

Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Sengketa! Segera Mutakhirkan Data Sertipikat Tanah Anda di Kantor BPN Saat Libur Lebaran, Proses Cepat dan Aset Jadi Lebih Aman!

Hal itu sudah kami lakukan beberapa tahun lalu, jika persediaan air kami tidak mencukupi,” ungkapnya.

Wahyudi menyebut desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan tersebar di tujuh kecamatan.

Baca Juga: Mudik Tetap Produktif! Simak Daftar Kantor BPN yang Buka Layanan Pertanahan Saat Mudik Lebaran, Urus Sertifikat Jadi Lebih Mudah Tanpa Antre Lama!

Di Kecamatan Wates meliputi Desa Tugurejo, Sukorejo, dan Purworejo. Kecamatan Binangun meliputi Sumberkembar, Salamrejo, Sukorame, Birowo, dan Sambigede.

Tidak hanya itu, di Kecamatan Panggungrejo meliputi Kaligambir, Kalitengah, Sumberagung, Serang, Balerejo, Margomulyo, dan Panggungrejo.

Baca Juga: Anti Ribet! Begini Cara Urus Sertipikat Tanah Mandiri ke Kantor BPN: Simak Syarat Lengkap, Alur Pendaftaran, dan Tips Agar Berkas Langsung Disetujui!

Lalu, untuk Kecamatan Sutojayan meliputi Desa Bacem.

Selanjutnya di Kecamatan Wonotirto meliputi Desa Ngeni, Ngadipuro, dan Wonotirto.

Baca Juga: Waspada Mafia Tanah! Begini Cara Cek Petugas Ukur BPN Resmi yang Datang ke Rumah, Jangan Izinkan Masuk Sebelum Lihat Dokumen Wajib Ini!

Kecamatan Bakung meliputi Desa Plandirejo, serta Kecamatan Kademangan meliputi Desa Dawuhan dan Panggungduwet. “Beberapa desa memang menjadi langganan kekeringan.

Untuk itu, kami mengimbau masyarakat di wilayah rawan mulai menghemat penggunaan air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan selama musim kemarau berlangsung,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#kabupataen blitar #kekeringan #musim kemarau #bpbd #air bersih