KAWENTARAN– Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Blitar kini resmi memasuki fase krusial persiapan tahap akhir bagi calon jemaah haji (CJH) musim 1447 H/2026 M.
Fokus utama otoritas penyelenggara haji saat ini diarahkan pada penyelesaian administrasi dokumen yang mendetail serta pemantapan bimbingan ibadah melalui rangkaian manasik yang telah tuntas dilaksanakan secara menyeluruh.
Baca Juga: Waspada Ancaman Kekeringan di Blitar, BPBD Catat 23 Desa Rawan Terdampak
Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Blitar, Purnomo menjelaskan, penguatan literasi dan bimbingan ibadah bagi jemaah telah sukses dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga puncaknya di tingkat kabupaten.
Manasik kabupaten yang digelar pada 26 Maret lalu di Kampung Coklat menjadi momentum penting, saat para jemaah dilepas secara simbolis oleh Bupati Blitar sebagai bagian dari persiapan mental dan spiritual.
"Hal ini sangat penting agar jemaah memiliki bekal kemandirian ibadah yang kuat serta pemahaman mendalam mengenai tata cara pelaksanaan rukun haji selama berada di Tanah Suci nanti," ujarnya, saat ditemui di Kanigoro.
Sejalan dengan tuntasnya bimbingan ibadah, tim sekretariat Kemenhaj kini tengah bekerja intensif pada aspek birokrasi.
Proses yang sedang berjalan saat ini adalah pemisahan dokumen paspor dan visa per kelompok terbang (kloter).
Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun administratif saat proses pemeriksaan dokumen di Embarkasi Surabaya maupun saat kedatangan di Arab Saudi.
"Untuk urusan administrasi, sekarang sudah masuk proses pemisahan.
Ini adalah tahap yang membutuhkan ketelitian tinggi agar distribusi dokumen sesuai dengan pembagian kloter, mulai dari kloter 106 hingga 109," tambah Purnomo.
Dengan tuntasnya manasik dan hampir selesainya urusan administrasi, sebanyak 1.115 jemaah asal Kabupaten Blitar kini diimbau untuk fokus menjaga kebugaran fisik menjelang jadwal keberangkatan pada 18 dan 19 Mei mendatang.
Kemenag memastikan seluruh layanan pendukung telah siap untuk mengawal perjalanan ibadah para tamu Allah tersebut hingga kembali ke tanah air. (kho/c1/ynu)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar