KAWENTARAN – Aktivitas pagi di jalur utama Blitar–Kediri kembali diwarnai peningkatan volume kendaraan, terutama saat jam berangkat kerja dan sekolah.
Kondisi ini mendorong personel Polsek Sanankulon turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan.
Baca Juga: Kecelakaan di Perlintasan Tanpa Palang Pintu KA di Wlingi Blitar Nyaris Renggut Pengemudi Minibus
Pantauan di wilayah Desa Kalipucung menunjukkan kepadatan kendaraan mulai terjadi sejak pagi hari.
Sejumlah titik simpul seperti simpang 3 Batas Kota, Simpang 4 Cerme, serta persimpangan depan Puskesmas Sanankulon menjadi lokasi yang mendapat perhatian khusus dari petugas.
Di lokasi tersebut, personel kepolisian terlihat membantu mengurai arus kendaraan sekaligus menyeberangkan warga dan pelajar.
Kehadiran petugas dinilai cukup membantu, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus melintasi jalan dengan lalu lintas padat.
Baca Juga: Ancaman Penyakit Zoonosis Jangan Dianggap Remeh, Peternak Blitar Harus Peka Deteksi Dini Pencegahan
Kapolsek Sanankulon, Nur Budi Santoso mengatakan, pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan langkah rutin untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan.
“Kami pagi ini mengawali tugas kepolisian dengan melaksanakan pos pagi atau pengaturan arus lalu lintas dengan mengisi titik atau simpul-simpul jalan yang rawan terjadi kemacetan maupun rawan terjadi laka lantas,” ujarnya.
Baca Juga: Xpander Ultimate vs Ertiga Sport 2026: Duel Varian Tertinggi, Mana yang Paling Mewah dan Nyaman?
Menurutnya, kondisi lalu lintas di jam sibuk memang memerlukan perhatian lebih, terutama di kawasan persimpangan yang mempertemukan arus kendaraan dari berbagai arah.
Tanpa pengaturan, risiko kecelakaan dinilai meningkat, terlebih saat banyak pelajar menyeberang jalan. “Dengan keberadaan petugas di jalan, harapan kami mampu mencegah potensi terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.
Meski demikian, kepolisian juga mengingatkan bahwa keselamatan tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas.
"Kesadaran pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas tetap menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan," pungkasnya.(kho/c1/sub)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar