Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nongkrong di Kafe Nuansa Jepang di Kota Blitar Satu Ini Berasa Pulang ke Rumah Ibu

Oksania Difa Ilmada • Jumat, 10 April 2026 | 16:30 WIB

 

Muhammad Adib Falih Rifly/RADAR BLITAR - SERASA PULANG KE RUMAH: Kafe Rumah Ibu 1953 menyajikan menu makanan khas Jepang.
Muhammad Adib Falih Rifly/RADAR BLITAR - SERASA PULANG KE RUMAH: Kafe Rumah Ibu 1953 menyajikan menu makanan khas Jepang.

BLITAR KAWENTAR - Memasuki Rumah Ibu, pengunjung langsung disambut suasana menenangkan.

Gemericik air dari bambu yang mengalir ke kolam kecil berisi ikan menghadirkan kesan damai sejak langkah pertama.

Baca Juga: Pemotor di Blitar Nekat Naik Trotoar Siap-siap Kena Tilang

Interior bangunan lawas sekira 1953 tetap dipertahankan, lengkap dengan plafon tinggi dan perabotan jadul yang memberi nuansa hangat sekaligus unik.

Konsep kehangatan itu bukan tanpa cerita.

Baca Juga: Bocoran Honda Jazz 2026 Terungkap! Desain Makin Agresif, Mesin Hybrid 122 HP dan Teknologi Canggih Siap Menggoda Pasar Asia

 Nama “Rumah Ibu” diambil dari makna rumah sebagai tempat pulang yang selalu dirindukan, sekaligus terinspirasi dari sosok ibu yang identik dengan ketulusan dan kenyamanan.

Kafe ini juga menjadi bentuk perhatian sang owner, Septina Candrasari, warga Kelurahan Karangsari yang kini menetap di Jakarta Selatan, kepada ibunya.

Baca Juga: Pemkab Gelontorkan Rp1,5 Miliar untuk Terangi Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Blitar

Rumah yang awalnya dibeli untuk kepentingan pribadi kemudian dihidupkan menjadi ruang yang bisa dinikmati banyak orang.

”Kami ingin setiap orang yang datang merasakan suasana seperti pulang ke rumah sendiri,” ujar Yudha Barito Hermawan, manajer operasional.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Bikin Heboh! Desain Premium Bak Mobil Mahal, Harga Disebut Setara LCGC, Benarkah Jadi Game Changer Baru?

Konsep ini diwujudkan lewat suasana ruang yang santai tanpa sekat kaku serta pelayanan yang lebih akrab.

“Karyawan ngobrol dengan pengunjung seperti sama teman, biar pengunjung betah,” tambahnya.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Bikin Heboh! Desain Premium Bak Mobil Mahal, Harga Disebut Setara LCGC, Benarkah Jadi Game Changer Baru?

Menariknya, kafe ini tidak direncanakan sejak awal.

Tempat ini semula akan dijadikan lembaga pelatihan kerja (LPK) bahasa Jepang.

Baca Juga: Menakar Kualitas Barista Kafe di Blitar Lewat Lomba Seduh Kopi: Kopi Baik itu yang Tidak Timbulkan Sensasi Haus setelah Meminumnya

 Namun, seiring adanya program kampung tematik Jepang di kawasan tersebut, konsepnya berkembang menjadi kafe bernuansa Jepang.(mg3/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#Cafe Rumah Ibu #Cafe nuansa jepang #rekomendasi ramen #rekomendasi cafe di blitar #Cafe estetik