Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dampak Wabah PMK, Pedagang Daging Sapi di Blitar Keluhkan Penjualan Sepi

M. Subchan Abdullah • Senin, 13 April 2026 | 10:50 WIB

Dampak Wabah PMK, Harga Daging Naik
Dampak Wabah PMK, Harga Daging Naik
 

BLITAR KAWENTAR - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Blitar mengalami kenaikan pasca-Lebaran.

 Namun, di balik kenaikan harga tersebut, para pedagang justru mengeluhkan penurunan daya beli masyarakat.

Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Jelang Lebaran Bikin Kaget, Harga Mulai Rp100 Jutaan, DP Cuma Rp20 Juta

Salah satu pedagang daging di Pasar Templek, Titik Sunarti mengatakan, kenaikan harga terjadi pada hampir semua jenis daging. Kenaikan terjadi sekitar 4 persen.

 “Kalau daging kelas satu sekarang Rp 135 ribu per kilo, sebelumnya Rp 130 ribu. Untuk kelas dua dari Rp 120 ribu naik jadi Rp 125 ribu,” ujarnya, kemarin (12/4).

Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Masih Gila Setelah Lebaran! Cicilan Mulai Rp1,6 Jutaan, Diskon Tetap Jalan

Meski harga naik, penjualan tidak ikut terdongkrak.

Bahkan, menurutnya, kondisi pasar cenderung sepi dibanding hari-hari biasa.

Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Masih Gila Setelah Lebaran! Cicilan Mulai Rp1,6 Jutaan, Diskon Tetap Jalan

 Artinya, daya beli masyarakat justru menurun.

“Kalau dulu setiap hari bisa potong, sekarang bisa tiga hari baru habis. Kadang masih sisa 25 sampai 30 kilogram,” katanya.

Baca Juga: Iritnya Kebangetan! Konsumsi BBM Yaris Cross Hybrid Tembus 24 Km/Liter, Ternyata Ini Rahasia di Balik Tangki Kecilnya

Meski masih ada sisa, dia memastikan kualitas daging tetap terjaga karena pasokan diambil dari rumah potong hewan (RPH). Baginya, kualitas tetap diutamakan.

 “Di sini sapi sehat, saya ambil dari RPH Dimoro, jadi kualitasnya tetap terjamin,” jelasnya.

Baca Juga: Duel Panas Mobil Keluarga! Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix Hybrid, Fitur Mewah Harga Selisih Rp200 Juta, Mana yang Lebih Worth It?

Menurut Titik, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi pasar adalah masih adanya kekhawatiran masyarakat terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).

Padahal, RPH sudah memiliki pengetahuan standar keamanan dan kelayakan daging yang siap untuk dikonsumsi masyarakat. 

Baca Juga: Cicilan Ringan Banget! Promo Toyota Avanza 2026 Terbaru Cuma Rp1,4 Juta, Cek Diskon Gede-gedean untuk Mudik Lebaran!

“Mungkin sebagian masyarakat masih ada ketakutan soal PMK. Namun, kami tentunya sudah dibekali pemahaman mana sapi yang sehat dan tidak oleh dinas terkait,” tambahnya.

Hal senada disampaikan pedagang daging sapi lain di Pasar Legi, Sri Wahyuni.

Baca Juga: Lebih Murah dari Motor Matik! Cicilan Daihatsu Ayla 2026 Cuma Rp1 Jutaan, Unit Baru Stok 2026 Masih Melimpah?

Dia mengaku pasokan sapi saat ini lebih sulit didapat sehingga berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

“Sapi sekarang susah dicari karena PMK, jadi harga ikut naik,” ujarnya.

Baca Juga: Duel Panas Mobil Keluarga! Chery Tiggo 8 LGC vs Innova Zenix Hybrid, Fitur Mewah Harga Selisih Rp200 Juta, Mana yang Lebih Worth It?

Sri menyebut kondisi tersebut juga memicu keluhan dari pelanggan, terutama saat harga mengalami kenaikan.

Nah, untuk menjaga pelanggan tetap bertahan, dia melakukan berbagai cara.

Baca Juga: Lebih Murah dari Motor Matik! Cicilan Daihatsu Ayla 2026 Cuma Rp1 Jutaan, Unit Baru Stok 2026 Masih Melimpah?

 Salah satunya dengan memberikan tambahan bagian tertentu dalam pembelian.

 “Biasanya saya tambahkan tulangan atau lemak supaya pelanggan tidak pindah,” jelasnya.

Baca Juga: Gila Gede-Gedean! Promo Mitsubishi Awal Tahun 2026: Diskon Tembus Rp100 Juta, DP Cuma Rp5 Juta Bisa Bawa Pulang Xpander hingga Pajero Sport!

Dia juga memastikan daging yang dijual tetap aman karena berasal dari RPH resmi.

 “Ambilnya juga dari RPH Dimoro, jadi pasti sapi sehat,” pungkasnya.(bud/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#harga daging sapi #wabah ternak sapi #pedagang daging sapi #Wabah PMK #pedagang sapi