Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Besaran Nilai Silpa 2025 Kota Blitar Masih Tunggu Audit BPK

M. Subchan Abdullah • Selasa, 14 April 2026 | 13:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar hingga kini belum bisa memastikan besaran pasti sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD 2025
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar hingga kini belum bisa memastikan besaran pasti sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD 2025

BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar hingga kini belum bisa memastikan besaran pasti sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD 2025.

Kepastian angka tersebut masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang saat ini masih berlangsung.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Bekas Rp40 Jutaan Paling Layak Dipakai Harian: Dari Avanza, Starlet hingga Civic Genio, Ini Pilihan Minim Boncos!

Meski secara internal pemkot telah melakukan penghitungan sementara, hasil tersebut belum dapat dipublikasikan.

Hal ini karena angka resmi Silpa harus mengacu pada hasil audit BPK sebagai lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan keuangan daerah.

Baca Juga: Mobil Bekas 150 Jutaan Terbaik untuk Mobil Pertama, Ini 6 Pilihan Paling Irit, Bandel, dan Mudah Dirawat

“Pemkot sebenarnya sudah menghitung, tetapi belum bisa disampaikan karena masih menunggu hasil audit BPK. Setelah hasil audit keluar, itu yang menjadi angka resmi,” ujar Inspektur Daerah Kota Blitar, Ratih Dewi Indarti, kemarin (13/4).

Proses audit yang dilakukan BPK tidak hanya berfokus pada besaran Silpa, tetapi juga mencakup berbagai aspek pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga: Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Paling Minim Penyakit: Avanza, Xenia hingga Jazz GD3 Jadi Rekomendasi Terbaik untuk Mobil Pertama

Mulai dari kesesuaian penggunaan anggaran hingga kemungkinan adanya koreksi dalam laporan keuangan.

Sesuai target, audit BPK dijadwalkan rampung pada akhir April.

Baca Juga: Mobil Bekas 100 Jutaan Paling Worth It untuk Keluarga, Ini 4 MPV Favorit Irit, Nyaman, dan Harga Stabil

Setelah itu, pemerintah daerah akan melanjutkan dengan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran selama satu tahun.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim menyatakan juga masih menunggu hasil audit resmi terkait besaran Silpa tersebut.

Baca Juga: Mobil Bekas 80 Jutaan Paling Layak Dipakai Lama, Ini 5 Rekomendasi Irit, Tangguh, dan Minim Perawatan

Dia menilai bahwa yang terpenting bukan hanya besar kecilnya Silpa, melainkan bagaimana pemanfaatannya ke depan.

Menurutnya, berapa pun angka Silpa yang dihasilkan harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Viral Beli Mobil Rusak: Cara Cerdas Bisnis Mobil Bekas Banjir dan Tabrak, Untung Puluhan Juta!

“Silpa itu harus digunakan seefisien mungkin. Jangan sampai mengendap tanpa manfaat. Harus bisa mendorong pembangunan dan program yang menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, DPRD juga mengingatkan agar penyerapan anggaran pada tahun berjalan dapat lebih dioptimalkan.

Baca Juga: Blitar Berprestasi Lewat Bening Setia Magani Putri Pelajar Jatim 2026, Setia Lestarikan Budaya lewat Edukasi-Konten

Hal ini penting untuk meminimalkan terjadinya Silpa dalam jumlah besar di akhir tahun anggaran.

”Dengan pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien, diharapkan keuangan daerah dapat memberikan dampak maksimal bagi pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kota Blitar,” pungkasnya. (sub/c1/ady)

 Baca Juga: Harga Mobil Bekas Turun 2026, BMW hingga Mobil Listrik Makin Murah, Ini Daftar Lengkapnya!

Editor : Muhammad Adib Falih Rifly
#silpa apbd #blitar #Pemkot Blitar