Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Peminat Selalu Tinggi, Dispendik Kabupaten Blitar Tambah Rombel Baru di Beberapa SMPN Ini

Fajar Ali Wardana • Rabu, 15 April 2026 | 09:39 WIB
Tidak lama lagi pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) bakal digelar.
Tidak lama lagi pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) bakal digelar.

KAWENTARAN – Tidak lama lagi pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) bakal digelar.

Sesuai rencana, dispendik menambah rombongan belajar (rombel) di beberapa SMP negeri sesuai usulan lembaga sekolah. 

Baca Juga: Puluhan Pikap KDMP Tiba di Blitar untuk Tahap Pertama, Begini Respon Kades Penerima

Penambahan rombel itu dilakukan lantaran peminat di beberapa SMP tertentu lumayan tinggi.

Dispendik Kabupaten Blitar akan melakukan sosialisasi usai penyusunan petunjuk teknis (juknis) rampung.

Baca Juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Desa Plandirejo Blitar, Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Gizi Anak

Selain itu, Bupati Blitar Rijanto juga akan deklarasi serta penandatanganan pelaksanaan SPMB jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kabid Kurikulum Dispendik Kabupaten Blitar, Binti Mustholifah mengatakan, proses finalisasi juknis telah melalui koordinasi dengan bagian hukum.

Baca Juga: Toyota Avanza 2012-2014 Disebut Paling Bandel! Ini Alasan Mesin VVT-i Jadi Favorit di 2025

Saat ini, dokumen tersebut tinggal menunggu penandatanganan oleh Bupati Blitar. 

“Juknis sudah selesai disusun dan sudah beberapa kali kami koordinasikan dengan bagian hukum. Insya Allah segera klir, karena tinggal proses penandatanganan oleh bupati,” ujarnya, kemarin (13/4). 

Baca Juga: Daftar Mobil Murah Pajak Tahunan Ringan 2026: Dari Toyota Agya hingga Honda Brio, Irit BBM dan Biaya Pajak Mulai Rp1 Jutaan!

Selain juknis, lanjut dia, surat keputusan (SK) panitia SPMB juga telah ditandatangani.

Hal itu menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan sosialisasi ke lembaga pendidikan.

Baca Juga: Daftar Mobil Murah Pajak Tahunan Ringan: Dari Honda Brio hingga Toyota Avanza, Ini Pilihan Irit di Bawah 5 Juta!

Maka dari itu, tahapan sesuai arahan Kemendikbud sudah dilalui.

Dispendik menargetkan sosialisasi kepada sekolah akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan akan dilanjutkan dengan deklarasi resmi oleh bupati bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Murah Pajak Tahunan Ringan di Bawah 3 Juta: Dari Toyota Calya hingga Daihatsu Sirion, Mana Paling Worth It?

“Kalau juknis sudah selesai minggu ini, insya Allah setelah itu kami langsung mulai sosialisasi ke lembaga.

Sekaligus akan ada deklarasi dari bupati bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain terkait SPMB ini,” terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Murah Pajak Tahunan Ringan: 5 Mobil Toyota Harga 30 Jutaan, Irit, Bandel, dan Cocok untuk Harian!

Untuk jadwal deklarasi, dispendik memperkirakan akan digelar pada rentang awal hingga pertengahan April.

Sementara pembukaan SPMB sendiri direncanakan berlangsung pada awal Mei.

Baca Juga: Gila! Deretan Mobil Murah Pajak Tahunan Ringan Mulai Rp9 Jutaan, Ada Camry hingga Avanza Harga Miring

Di sisi lain, dispendik juga mencatat adanya usulan penambahan daya tampung siswa, khususnya di jenjang SMP.

Dari hasil pengajuan, terdapat lima lembaga yang disetujui untuk menambah rombongan belajar (rombel).

Baca Juga: Diburu Banyak Orang! Mobil Bekas Harga 50 Jutaan di Depok Ini Murah Banget, Mulai 20 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang

Hal itu karena peminat dari sekolah tersebut memang cukup tinggi. ”Untuk SMP ada lima lembaga yang disetujui menambah daya tampung.

Penambahan daya tampung tidak hanya dalam bentuk rombel baru, tetapi juga bisa melalui mekanisme pengecualian,” tutur Binti.

Baca Juga: Diburu Banyak Orang! Mobil Bekas Harga 50 Jutaan di Depok Ini Murah Banget, Mulai 20 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang

Hal ini mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebagai contoh, untuk jenjang SD yang secara standar satu kelas berisi 28 siswa, dalam kondisi tertentu bisa ditambah hingga 30–32 siswa.

Baca Juga: Mobil Bekas Harga 50 Jutaan Rasa Mewah! Ini 3 Pilihan MPV Nyaman Buat Keluarga, Kabin Lega dan Fitur Lengkap

Namun, hal tersebut harus melalui analisis dan verifikasi ketat.

“Misalnya, sekolahnya jauh dari sekolah lain atau jika tidak diterima berpotensi menambah angka putus sekolah, maka bisa diberi pengecualian dengan syarat tertentu,” jelasnya.

Baca Juga: 3 City Car Murah Terbaik Indonesia untuk Mobil Pertama: Yaris vs Jazz vs Swift, Mana Paling Worth It?

Meski demikian, Binti menyebut penambahan daya tampung di jenjang SD masih belum signifikan dan belum ada data final.

Berbeda dengan SMP yang sudah memiliki data lebih jelas terkait penambahan rombel.(jar/c1/sub)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#spmb #SPMB 2025 #rombel #OPD kota blitar #Kota Blitar