Waspada Kekeringan, BPBD Kota Blitar Mulai Antisipasi Dampak Musim Kemarau Panjang dengan Melakukan Ini

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB
 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar mulai memetakan zona rawan kekeringan seiring adanya peringatan dari BMKG mengenai musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan panjang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar mulai memetakan zona rawan kekeringan seiring adanya peringatan dari BMKG mengenai musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan panjang.

KAWENTARAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar mulai memetakan zona rawan kekeringan seiring adanya peringatan dari BMKG mengenai musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan panjang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Agus Suherli menegaskan, berdasarkan data historis terdapat puluhan titik di tujuh kelurahan yang menjadi fokus antisipasi tahun ini.

Baca Juga: Mantan Dosen Yai Mim Dimakamkan di Desa Slemanan Udanawu Blitar, Begini Respon Keluarga

Wilayah tersebut mayoritas berada di daerah utara, seperti Kelurahan Tanggung dan Kelurahan Sentul, yang secara konsisten menjadi langganan krisis air bersih.

Agus Suherli menjelaskan bahwa kondisi cuaca tahun ini diperkirakan akan jauh lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Harga Mobil Bekas Murah 2025, Innova 2005 Cuma Rp80 Jutaan, Brio dan Vios Ikut Bikin Kaget !

“Pada tahun 2023 lalu tercatat ada 21 titik di 7 kelurahan yang terdampak. Informasi dari BMKG, kekeringan tahun ini berpotensi lebih kering," ungkapnya.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD kota telah menyiapkan sekitar 26 unit tandon air yang didapatkan dari bantuan pemerintah provinsi sejak 2023 hingga 2025 lalu.

Baca Juga: 4 MPV Bekas Murah di Bawah 80 Jutaan Paling Irit dan Nyaman 2025, Nomor 2 Serasa Sedan!

Keberadaan tandon ini menjadi krusial untuk menampung cadangan air bagi warga terdampak.

Utamanya di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul dan Kecamatan Sukorejo yang pada 2023 lalu mencatatkan setidaknya 987 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan akses air bersih.

Baca Juga: Rahasia Harga Mobil Bekas Murah di Kaila Mobil Indo, Strategi Negosiasi Bikin Pembeli Untung Besar

“Ada ratusan keluarga yang terdampak dan mengalami kesulitan air bersih,” bebernya.

Terkait kendala armada, Agus mengakui bahwa hingga saat ini BPBD Kota Blitar belum memiliki truk tangki air sendiri. Meski begitu, dia berupaya manfaatkan sarana prasarana yang ada.

Baca Juga: Harga Mobil Bekas Murah di Kaila Mobil Indo Bikin Kaget, Innova 2005 Km 35 Ribu hingga Mazda Langka Diburu

“Pengadaan juga butuh anggaran yang tidak sedikit, apalagi hampir di seluruh wilayah ada kebijakan efisiensi," tambahnya.

Hal tersebut diatasi dengan memperkuat kolaborasi lintas instansi, seperti bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar serta meminta dukungan dari PMI Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Mobil Bekas Murah Rp50 Jutaan 2026, Ini 5 Pilihan Mesin Bandel, Spare Part Melimpah, Bikin Tenang di Jalan !

Berkaca pada masa El Nino tahun 2023, distribusi bantuan air ke titik-titik krisis bisa dilakukan secara cepat.

Dia mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air seiring prediksi BMKG Juanda, bahwa kemarau akan masuk secara bertahap mulai April hingga mencapai puncaknya pada Mei 2026 ini. (*/c1/ady)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
BPBD Blitar kekeringan musim kemarau bpbd air bersih