Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Depresi, Perempuan Muda di Blitar Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 17 April 2026 | 13:07 WIB
Kematian seorang perempuan di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Rabu (15/4), mengundang perhatian warga sekitar.
Kematian seorang perempuan di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Rabu (15/4), mengundang perhatian warga sekitar.

BLITAR KAWENTAR – Kematian seorang perempuan di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Rabu (15/4), mengundang perhatian warga sekitar.

Aparat kepolisian memastikan kejadian tersebut merupakan kasus bunuh diri yang diduga berkaitan dengan kondisi psikologis korban.

Baca Juga: Daftar Mobil Bekas Harga di Bawah 100 Juta Tahun Muda: Ada Renault Hingga Wuling, Murah Tapi Mewah!

‎Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, membenarkan adanya laporan tersebut. 

Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Dusun Suweden, Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi.

Baca Juga: Kesempatan Langka! Warga Wonorejo Serbu Program PTSL 2026, Cara Mudah Dapat Sertifikat Tanah Resmi Tanpa Ribet dan Biaya Mahal

Petugas dari Polsek Wonodadi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga dan perangkat desa.

“Petugas segera melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, termasuk mengamankan lokasi, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” jelas Samsul, kemarin (16/4).

Baca Juga: Kabar Gembira! 17.446 Sertifikat Tanah Program PTSL 2025 di Ponorogo Siap Dibagikan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Korban diketahui merupakan perempuan berusia 29 tahun yang berdomisili di lokasi kejadian. 

Berdasarkan keterangan saksi, perempuan itu pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

Baca Juga: Kabar Gembira! Kuota PTSL 2026 Kebumen Tembus 30.000 Bidang, Cek Syarat dan Lokasi Lahan Sekolah Rakyat Terbaru di Gombong!

Penemuan tersebut kemudian memicu kepanikan hingga warga sekitar berdatangan.

‎Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan pihak keluarga, korban diduga memiliki riwayat gangguan psikologis.

Baca Juga: Kabar Gembira! 30.000 Sertifikat Tanah PTSL Banyuwangi Siap Dibagikan, Cek Jadwal dan Bocoran Kuota Tahun 2026 di Sini!

Dalam beberapa bulan terakhir, korban disebut sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri, namun berhasil dicegah oleh keluarga.

”Dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat depresi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang diduga kuat melatarbelakangi kejadian tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Gak Perlu Takut Rayap Lagi! Ini Cara Mudah Ubah Sertifikat Tanah Lawas Jadi Sertifikat Elektronik di Blitar, Proses Cepat Tanpa Perlu Calo!

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. 

”Petugas mencatat peristiwa ini sebagai laporan non-kriminal setelah tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau keterlibatan pihak lain," terangnya.

Baca Juga: Gak Perlu Panik Kalau Hilang! Inilah Bentuk Asli Sertifikat Tanah Elektronik dan Cara Cetak Mandiri yang Bikin Mafia Tanah Gigit Jari

Samsul mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar. 

Dia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan dukungan kepada individu yang mengalami tekanan psikologis agar kejadian serupa tidak terulang.(kho/sub)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#Bunuh Diri di Blitar #Desa Kolomayan #kesehatan mental #Polres Blitar Kota #depresi