BLITAR KAWENTAR – Kematian seorang perempuan di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Rabu (15/4), mengundang perhatian warga sekitar.
Aparat kepolisian memastikan kejadian tersebut merupakan kasus bunuh diri yang diduga berkaitan dengan kondisi psikologis korban.
Baca Juga: Daftar Mobil Bekas Harga di Bawah 100 Juta Tahun Muda: Ada Renault Hingga Wuling, Murah Tapi Mewah!
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, membenarkan adanya laporan tersebut.
Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Dusun Suweden, Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi.
Petugas dari Polsek Wonodadi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga dan perangkat desa.
“Petugas segera melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, termasuk mengamankan lokasi, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” jelas Samsul, kemarin (16/4).
Korban diketahui merupakan perempuan berusia 29 tahun yang berdomisili di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, perempuan itu pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam rumah.
Penemuan tersebut kemudian memicu kepanikan hingga warga sekitar berdatangan.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan pihak keluarga, korban diduga memiliki riwayat gangguan psikologis.
Dalam beberapa bulan terakhir, korban disebut sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri, namun berhasil dicegah oleh keluarga.
”Dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat depresi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang diduga kuat melatarbelakangi kejadian tersebut,” tambahnya.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.
”Petugas mencatat peristiwa ini sebagai laporan non-kriminal setelah tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau keterlibatan pihak lain," terangnya.
Samsul mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar.
Dia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan dukungan kepada individu yang mengalami tekanan psikologis agar kejadian serupa tidak terulang.(kho/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda