Atlet Dancesport Kota Blitar Sumbang Medali Emas Di Kejurkot Jogjakarta Kategori Breakdance Umum

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Sabtu, 18 April 2026 | 20:15 WIB
IODI KOTA BLITAR UNTUK RADAR BLITAR
BERJUANG: Atlet dancesport asal Kota Blitar (tengah) meraih medali emas di Kejurkot Jogjakarta pekan lalu.
IODI KOTA BLITAR UNTUK RADAR BLITAR BERJUANG: Atlet dancesport asal Kota Blitar (tengah) meraih medali emas di Kejurkot Jogjakarta pekan lalu.

BLITAR KAWENTAR – Perjuangan atlet dancesport Bumi Bung Karno demi merengkuh prestasi di level nasional patut diacungi jempol. Setelah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 berhasil menyumbang medali untuk Kota Blitar, baru-baru ini kembali menunjukkan taringnya di kompetisi lokal setingkat nasional.

Ya, kompetisi dancesport itu merupakan kejuaraan kota (kejurkot) yang diselenggarakan di Kota Jogjakarta pada 11 April lalu. Kompetisi menari itu bersifat terbuka sehingga bisa diikuti peserta dari luar daerah. Kota Blitar turut andil dalam kompetisi tersebut.

”Pada kompetisi itu kami memberangkatkan 7 anak. Satu anak di antaranya mengikuti kategori bigel dan enam anak ballroom. Dan syukur sebagian besar atlet kami mampu menyumbang medali,” ungkap Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Blitar, Eva Yuanita, Sabtu (18/4).

Baca Juga: Naik KA Singasari Stainless Steel New Generation 2026, Ini Review Lengkap Fasilitas, Harga Tiket, dan Sensasi Perjalanan Malam

Salah satu atlet yang berhasil membawa pulang medali emas adalah Mallory Cakra Priyatama. Atlet yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu bertarung di kategori lomba breakdance umum.

”Anak ini memang termasuk atlet unggulan kami. Sudah beberapa kali menjuarai kompetisi level regional dan kemarin berhasil mencapai tingkat nasional,” terangnya. 

Keikutsertaan sejumlah atlet dancesport Kota Blitar di kompetisi luar daerah tersebut memang bagian dari program pembinaan IODI.

Baca Juga: Pemkab Blitar Beri Penjelasan Terkait Kejelasan Rekrutmen CPNS 2026, Simak Baik-baik 

Di samping untuk menambah pengalaman dan jam terbang berkompetisi para atlet, upaya tersebut juga bertujuan untuk mengasah mental bertanding. 

Selain itu, juga untuk mempersiapkan para atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi seperti porprov. 

Dengan mengikutkan sejumlah atlet di kompetisi-kompetisi, diharapkan mampu meningkatkan mental dan kemampuan. Apabila terdapat atlet yang berpotensi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi tentu akan dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Baca Juga: Nissan Livina L11 Disebut Terbaik di Kelasnya, Tapi Kenapa Sepi Peminat? Ini Alasan Tragisnya di Pasar Indonesia

”Sejumlah atlet yang kami ikutkan kompetisi-kompetisi itu terus kami bina dampingi. Progres mereka terus kami pantau agar mereka bisa terus mengikuti turnamen baik di level regional, nasional, hingga internasional,” pungkasnya.(sub/c1) 

Editor : M. Subchan Abdullah
dancesport jogjakarta atlas Kejurkot Kota Blitar