BLITAR KAWENTAR - Sejumlah fasilitas di kawasan Makam Bung Karno (MBK) ditemukan dalam kondisi kurang layak. Dari hasil monitoring terbaru dinas terkait, ada sekitar empat kursi di area city walk dilaporkan mengalami rusak berat.
Monitoring fasilitas umum di kawasan tersebut dilakukan secara berkala, termasuk pada kursi yang menjadi salah satu sarana bagi pengunjung untuk beristirahat.
Dari total 24 kursi yang ada, sebanyak 20 kursi masih dapat digunakan, sementara sisanya tidak lagi berfungsi.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Kawasan Wisata Disbudpar Kota Blitar, Mochammad Adi Ardilla mengatakan, kursi yang masih layak kemudian bakal ditata ulang di sejumlah titik, terutama untuk penempatannya.
“Kursi yang masih berfungsi, kami tata ulang, terutama di area yang lebih teduh,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (17/4).
Penataan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi, kondisi lapangan, serta penempatan yang dinilai lebih sesuai, seperti di titik pandang tertentu maupun lokasi yang dapat digunakan sebagai area istirahat.
“Ya, ditata ulang agar tempatnya bagus dan enak dipandang, kemudian lebih aman dan tidak gampang rusak,” jelasnya.
Meski demikian, masih ditemukannya kursi yang rusak menjadi bagian dari evaluasi pengelolaan fasilitas di kawasan tersebut.
Selain kursi, pembenahan juga dilakukan pada area taman di sepanjang jalur city walk guna menjaga kondisi lingkungan tetap tertata. “Penataan ini kami lakukan secara bertahap. Ini menyesuaikan anggaran juga,” pungkasnya. (bud/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah