Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

CKG di Blitar Terkendala Jam Kerja Warga Sasaran, Dinkes Lakukan Jemput Bola

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 18 April 2026 | 22:16 WIB
‎DINKES KABUPATEN BLITAR UNTUK RADAR PENATARAN
‎DIPERIKSA: Tenaga kesehatan melakukan CKG pada masyarakat yang ikut berpartisipasi.

‎
‎DINKES KABUPATEN BLITAR UNTUK RADAR PENATARAN ‎
DIPERIKSA: Tenaga kesehatan melakukan CKG pada masyarakat yang ikut berpartisipasi. ‎

BLITAR KAWENTAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar terus melakukan inovasi strategis untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Menyadari tingginya kesibukan warga yang mayoritas bergerak di sektor agraris dan perdagangan, dinkes kini menerapkan strategi "jemput bola" dengan mendatangi langsung titik-titik aktivitas harian masyarakat guna meningkatkan angka partisipasi skrining kesehatan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, mengakui bahwa meskipun kesadaran masyarakat meningkat, pencapaian target skrining sering kali terhambat oleh faktor jam kerja. Banyak warga yang terpaksa melewatkan jadwal pemeriksaan rutin di Puskesmas karena harus berada di ladang, sawah, atau menjaga lapak dagangan di pasar sejak pagi buta.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp60 Jutaan Bikin Geger! 5 Pilihan Paling Irit dan Bandel, Ada Jazz hingga Picanto yang Masih Diburu

"Masyarakat rata-rata sudah berpartisipasi dalam CKG walaupun ada yang masih belum maksimal. Ini dikarenakan kesibukan dalan bekerja seperti di ladang, sawah dan lain sebagainya," katanya.

‎Di samping itu, capaian CKG juga mengalami hambatan terkait aplikasi yang mengalami gangguan saat dioperasikan. "Namun dalam pelaporan ada beberapa puskesmas puskesmas yang masih rendah karena terkendala aplikasi," jelasnya.

‎Dalam rangka untuk meningkatkan capaian CKG, pihak Dinkes berencana untuk melakukan penjadwalan.

Baca Juga: Rahasia Pasar Mobil Bekas Rp50 Juta Terbongkar! 7 Hatchback Irit, Pajak Murah, Bikin Dompet Tersenyum di 2025

"Layanan CKG kini dijadwalkan secara rutin di pusat keramaian seperti pasar tradisional, terminal, hingga rumah ibadah," pungkas Anggit.

Selain menyasar lokasi fisik yang statis, dinkes juga secara aktif memanfaatkan momentum perkumpulan massa dalam kegiatan sosial dan budaya.

Program CKG kini diselipkan dalam berbagai agenda besar, mulai dari pertemuan keagamaan seperti Muslimat, Bazar Ramadan, hingga rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Blitar dan HUT RI.

‎"Prinsipnya, di mana ada keramaian massa, di situ tim medis CKG akan hadir. Kami juga mengoptimalkan peran Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) serta institusi pemerintahan dan swasta untuk menjaring lebih banyak peserta dari kalangan usia produktif," tambahnya.

Baca Juga: MPV Bekas Rp80 Jutaan 2025 Bikin Heboh! Avanza, Xenia, Livina, hingga Confero, Mana Paling Worth It untuk Keluarga?

‎Langkah ekspansif ini diharapkan mampu mengatasi kendala pelaporan di beberapa wilayah, sekaligus menjadi solusi bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan tanpa harus mengorbankan waktu kerja mereka.

Dengan kemudahan akses ini, dinkes berkomitmen menciptakan masyarakat Blitar yang lebih sehat dan tangguh melalui deteksi dini penyakit secara masif dan berkelanjutan.(kho/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#CKG #masyarakat #dinkes kabupaten blitar #layanan #Cek Kesehatan Gratis