Baca Juga: Cerita Dibalik Destinasi Kali Talang di Blitar yang Jadi Tempat Nongkrong Hit Anak Muda Kekinian
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenag) Kota Blitar, Poernomo, mengungkapkan bahwa ada penambahan jumlah jemaah pada periode akhir ini.
"Calon jemaah kemarin ada tambahan 2 orang, jadi totalnya sekarang ada 160 calon jemaah haji dari Kota Blitar," jelasnya kepada Koran ini (17/4).
Seluruh tahapan wajib seperti vaksinasi meningitis hingga proses pemvisaan dipastikan sudah rampung pekan lalu.
Begitu pula dengan kegiatan manasik haji yang menjadi bekal pemahaman ibadah para jemaah.
Menurut Poernomo, saat ini pihaknya sedang fokus pada persiapan teknis akhir sebelum keberangkatan kloter pertama secara nasional dimulai pada 21 April mendatang.
Sebab, setelah tanggal 21 April, tidak boleh ada kegiatan lagi, kecuali persiapan keberangkatan saja.
“Untuk jemaah Kota Blitar sendiri, kita tidak berdiri sendiri dalam satu kloter, melainkan bergabung dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Trenggalek di Kloter 106," tambahnya.
Terkait perlengkapan jemaah, Poernomo menyebutkan bahwa koper haji masih dalam proses distribusi.
Mengingat Kota Blitar masuk dalam gelombang kedua, pembagian koper dilakukan secara bergiliran oleh kantor wilayah.
"Koper masih menunggu karena kita masuk gelombang kedua. Distribusi dilakukan bertahap, yang diutamakan tentu kloter-kloter awal terlebih dahulu," ujarnya.
Mengingat adanya jemaah yang masuk kategori lansia, pihak Kemenag terus memberikan imbauan agar para jemaah menjaga kondisi fisik dan kesehatan di sisa waktu yang ada.
"Karena ada yang lansia, kami imbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup agar saat keberangkatan nanti kondisi fisik dalam keadaan prima," pungkasnya.
Baca Juga: Skor MCP KPK 2025 Kota Blitar Masuk Level Waspada, APIP Perketat Pengawasan di OPD
Diketahui, pada musim haji tahun lalu, jumlah jemaah haji Bumi Bung Karno tercatat sekitar 139 orang.
Mereka diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 46 sebanyak 64 orang dan Kloter 47 sebanyak 76 orang. (mg1/ady)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly