Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Progres Capaian Aktivasi IKD Kota Blitar Masih Rendah, Dispendukcapil Ungkap Kendalanya

M. Subchan Abdullah • Kamis, 23 April 2026 | 12:30 WIB
Program identitas kependudukan digital (IKD) di Kota Blitar masih belum optimal
Program identitas kependudukan digital (IKD) di Kota Blitar masih belum optimal

BLITAR KAWENTAR - Program identitas kependudukan digital (IKD) di Kota Blitar masih belum optimal.

Pasalnya, hingga Maret, tercatat capaian kepemilikan IKD baru mencapai 24,10 persen dari total wajib KTP elektronik.

Baca Juga: Reforma Agraria dan Peran Strategis Badan Bank Tanah: Solusi Jitu Atasi Sengketa Lahan dan Percepat Pembangunan di Kabupaten Blitar

Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar, dari 122.605 warga wajib IKD, baru 29.552 orang yang telah mengaktifkan IKD.

Sementara itu, sebanyak 93.053 warga atau sekitar 75,90 persen lainnya belum memiliki identitas digital.

Baca Juga: Daftar 5 Motor Listrik Murah 2026 Harga Rp15-25 Jutaan: Ada Polytron Fox Air Hingga Indomobil Adora, Mana Pilihanmu?

Kepala Dispendukcapil Kota Blitar, Wahyudi Eko Surono, mengakui masih ada sejumlah kendala yang membuat capaian IKD belum maksimal, hingga capaian masih terbilang cukup rendah.

“Capaian ini memang masih perlu kita dorong lagi. Tantangan yang dihadapi cukup beragam di lapangan,” ujarnya kepada Koran ini (22/4).

Baca Juga: Top 5 Rekomendasi Motor Listrik yang Bagus dan Awet Terbaru 2026: Dari Uwinfly Harga Rp14 Jutaan hingga Polytron Fox 500 Spek Moge!

Dia menegaskan, salah satu faktor utama adalah literasi digital masyarakat yang belum merata.

Sebagian warga masih belum terbiasa menggunakan layanan berbasis digital.

Baca Juga: Panduan Lengkap Reforma Agraria: Cara Masyarakat Blitar Dapatkan Sertifikat Tanah Tora dan Akses Modal Usaha

“Masih ada masyarakat yang belum familiar dengan layanan digital sehingga perlu pendampingan lebih intensif,” katanya.

Selain itu, minimnya sosialisasi juga berpengaruh terhadap rendahnya minat masyarakat.

Baca Juga: Gaya Hidup Masa Depan! 5 Rekomendasi Motor Listrik Premium 2026 Terbaik: Alva Cervo hingga Polytron Fox 500, Mana Paling Kencang?

Banyak warga belum memahami manfaat IKD dalam layanan administrasi kependudukan.

“Kami melihat pemahaman masyarakat soal manfaat IKD masih terbatas. Ini yang terus kami genjot melalui sosialisasi,” tambahnya.

Baca Juga: Hemat dan Futuristik! 5 Rekomendasi Motor Listrik Budget Terbaik 2026 untuk Harian

Kendala lain datang dari kekhawatiran masyarakat terkait keamanan data pribadi.

Isu kebocoran data membuat sebagian warga memilih menunda aktivasi IKD.

Baca Juga: Rekomendasi Motor Listrik Paling Awet 2026: Pilihan Budget Terbaik untuk Mobilitas Harian Masyarakat Urban

“Memang ada kekhawatiran soal data pribadi. Ini menjadi perhatian kami untuk terus memberikan pemahaman bahwa sistem ini aman,” jelasnya.

Di sisi teknis, tidak semua perangkat mendukung aplikasi IKD.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Tirano: Motor Listrik "X-Ride" Versi Garang, Budget Harian Terbaik 2026?

Ditambah lagi, kondisi jaringan internet di beberapa wilayah masih belum stabil.

“Ada juga kendala teknis seperti smartphone yang belum kompatibel dan jaringan yang kurang mendukung,” ungkapnya.

Baca Juga: Rekomendasi Motor Listrik Budget Terbaik 2026: Performa Gahar dan Jarak Tempuh Ekstra untuk Harian

Meski demikian, dia memastikan upaya percepatan akan terus dilakukan.

Dispendukcapil berkomitmen meningkatkan sosialisasi sekaligus memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Sprinto: Skutik Sporty "Twin" Vario, Pilihan Budget Harian Terbaik 2026

“Kami akan terus dorong, baik melalui layanan langsung maupun jemput bola, supaya masyarakat lebih mudah mengakses IKD,” pungkasnya. (bud/c1/ady)

Editor : Muhammad Adib Falih Rifly
#Program ikd #Dispendukcapil #Kota Blitar