BLITAR KAWENTAR - Bagaimana menyikapi fenomena “remaja jompo” di kalangan anak muda?
Istilah “remaja jompo” dapat menjadi sinyal kurangnya kebiasaan hidup sehat pada anak muda.
Baca Juga: Nissan Gravity 7 2026 Resmi Muncul! MPV 7-Seater Nyaman, Irit, dan Cocok untuk Keluarga Modern
Karena itu, penting bagi remaja mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, dan tetap aktif dalam keseharian.
Motivasi dari dalam diri juga perlu diperkuat dengan dukungan orang tua serta lingkungan sekolah.
Edukasi sejak dini tentang pentingnya kesehatan fisik dan mental perlu terus ditanamkan agar remaja lebih sadar menjaga kualitas hidupnya.
Selain itu, pembatasan aktivitas pasif seperti terlalu lama bermain gawai juga penting agar tubuh tetap bergerak.
Baca Juga: Mengurai Akar Banjir Sidoarjo: Saat Kebijakan Belum Berpihak pada Pencegahan
Kegiatan positif di sekolah maupun lingkungan sekitar dapat menjadi sarana membangun kebiasaan hidup yang lebih aktif.(mg3/c1/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda