Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

600 Balita di Kota Blitar Jadi Target Vaksinasi Campak Tahun Ini, Ini yang Dilakukan Dinkes

M. Subchan Abdullah • Kamis, 23 April 2026 | 14:03 WIB
Kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak di Bumi Bung Karno terus ditingkatkan.
Kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak di Bumi Bung Karno terus ditingkatkan.

KAWENTARAN - Kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak di Bumi Bung Karno terus ditingkatkan.

Mulai hari ini (23/4), petugas kesehatan bakal dikerahkan untuk melakukan penyisiran besar-besaran terhadap sekitar 500 hingga 600 balita yang terdeteksi belum mendapatkan imunisasi.

Baca Juga: Kacabdindik Blitar Ajak Para Siswa Terapkan Pola Hidup Sehat dan Rajin Olahraga: Jangan Mager

Informasi yang diterima Koran ini, proses imunisasi ini tidak hanya terpusat di fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di wilayah kota, tetapi merambah hingga ke institusi pendidikan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Silvia Dewi Kusumawati mengatakan, sasaran vaksinasi ini difokuskan bagi anak usia 9 hingga 59 bulan.

Baca Juga: Daihatsu Sigra Tipe R 2026 Diserbu Pembeli, Harga Mulai Rp140 jutaan dengan Cicilan Rp1,9 Juta, Ini Fitur dan Promo Lengkapnya

Targetnya adalah balita yang sempat terlewat atau belum pernah vaksin campak pada jadwal rutin sebelumnya.

“Fokus utamanya adalah anak-anak yang bersekolah di wilayah kota. Kami tidak memandang domisili asal. Meski aslinya warga luar kota, selama bersekolah di sini tetap kami imunisasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Daihatsu Sigra Sering Dihujat, Benarkah Mobil LCGC Ini Buruk? Ini Fakta Kelebihan dan Kekurangan yang Jarang Dibahas

Vaksinasi yang berlangsung hingga 2 Mei mendatang ini melibatkan dinas pendidikan. Petugas medis akan mendatangi kelompok bermain (KB) sesuai jadwal yang telah disusun.

Orang tua pun diimbau memastikan anaknya berada di sekolah saat tim kesehatan tiba agar cakupan vaksinasi bisa maksimal.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Blitar Naik, Stok Subsidi di Pasar Mulai Menipis

Silvia tak menampik jika tantangan di lapangan kerap berbenturan dengan persepsi masyarakat. Masih ada orang tua yang menganggap remeh penyakit campak karena gejalanya yang tampak umum.

Padahal, bagi balita, campak bisa memicu komplikasi serius jika tidak diantisipasi sejak dini.

Baca Juga: Terungkap! Konsumsi BBM Mobil 1500 CC Matic di Jakarta, Dalam Kota 11 Km/L dan Luar Kota Bisa 13 Km/L

“Kami sangat berharap orang tua kooperatif. Jika ada yang menolak, kami akan lakukan pemantauan dan pendekatan persuasif agar mereka paham pentingnya imunisasi ini. Jangan sampai ada anak yang tertinggal,” imbuhnya.

Mengenai ketersediaan dosis, dinkes telah mengajukan permintaan stok vaksin ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sesuai estimasi sasaran.

Baca Juga: 5 Mobil Paling Irit BBM Non Hybrid di Indonesia, Nomor 1 Tembus 26 Km/L dan Jarang Diketahui!

Program ini diharapkan mampu menciptakan herd immunity.

Untuk diketahui, Kota Blitar masih nihil data kasus campak. Kendati demikian, dinkes tetap bersiaga menyusul temuan satu kasus positif di kabupaten tetangga, Tulungagung, serta munculnya sejumlah suspek di berbagai wilayah Jawa Timur, mulai dari Gresik, Madiun, hingga Kabupaten Malang. (mg1/c1/ady)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#penyakit campak #dinkes #imunisasi #fasilitas kesehatan #Dinas Kesehatan Blitar