BLITAR KAWENTAR - Realisasi investasi Kota Blitar pada triwulan I 2026 mencatatkan data yang cukup melegakan.
Itu setelah sebesar Rp 109,5 miliar nilai investasi telah masuk di wilayah Kota Blitar.
Baca Juga: Ratusan Alat Ukur Pedagang di Blitar Lolos Uji Tera, Disperdagin Jamin Keakuratan
Angka tersebut setara 24,72 persen dari target tahunan yang telah ditetapkan Rp 443 miliar untuk tahun ini.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Erlin Ferida Kunawati menegaskan, capaian awal tahun ini masih berada di kisaran seperempat dari target yang ditetapkan.
“Pada triwulan pertama, realisasi masih di sekitar 24 persen dari target tahunan, namun terdata naik dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Dia menjelaskan, sektor penyumbang terbesar investasi pada awal 2026 ini berasal dari aktivitas keuangan dan asuransi, perdagangan, serta industri pengolahan.
Sebagai perbandingan, realisasi investasi sepanjang 2025 lalu mencapai Rp 437,52 miliar atau naik 1,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Saat itu, kontribusi terbesar datang dari sektor perdagangan, aktivitas kesehatan, dan konstruksi,” ungkapnya.
Sementara itu, jelas dia, untuk mengejar target 2026, DPMPTSP kota melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya pendampingan serta pengawasan perizinan bagi masyarakat maupun calon investor.
“Pendampingan dilakukan agar proses perizinan berjalan lancar dan investasi bisa terealisasi,” jelasnya.
Dia menegaskan, capaian investasi awal tahun masih perlu dijaga konsistensinya hingga akhir tahun.
Dengan begitu, pada akhir tahun bisa mencapai target yang telah ditetapkan dengan lancar tanpa halangan.
“Dengan capaian awal ini, kami perlu menjaga konsistensi realisasi investasi pada triwulan berikutnya. Ini agar target tahunan bisa terpenuhi,” pungkas Erlin. (bud/c1/ady)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda