Sosok Boni Sardjono, Penggerak Lansia Blitar
Terus Semangat: Tua Sehat, Berguna, dan Tetap Berkualitas
Baca Juga: Jelang Keberangkatan Haji, CJH Gandusari Blitar Mulai Jalani Vaksinasi Polio
Nama Boni Sardjono tentu tidak asing di kalangan masyarakat, khususnya warga lanjut usia (lansia) di Bumi Bung Karno.
Pria kelahiran Blitar, 15 September 1945 ini dikenal sebagai sosok yang konsisten dan penuh dedikasi dalam bidang sosial, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lansia.
Memiliki dua putra, Boni Sardjono telah membuktikan kiprahnya selama bertahun-tahun. Sejak 2006 hingga sekarang, dia dipercaya sebagai Ketua Karang Werda Blitar.
Di bawah kepemimpinannya, berbagai kegiatan yang menyasar kebahagiaan dan kesehatan lansia terus digalakkan hingga kini.
Baca Juga: Realisasi Investasi Kota Blitar Triwulan Pertama 2026 Capai Rp109 Miliar, Sektor Apa yang Tertinggi?
Tak pernah ada kata lelah untuk bermanfaat bagi sesama.
Baginya, masa tua bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan bermakna. Justru sebaliknya, dia ingin para lansia tetap merasa bahagia, sehat, serta memiliki peran dalam kehidupan sosial.
Baca Juga: Dilema Sistem Zonasi Sekolah di Surabaya: Antara Pemerataan Akses dan Ketimpangan Pendidikan
Hal itu tercermin dalam slogan yang selalu ia gaungkan: Tua Sehat, Berguna, dan Berkualitas.
“Artinya, meski kita sudah tua tetap harus sehat, berguna bagi orang lain dan berkualitas. Saya berupaya semaksimal mungkin bagaimana mengajak para lansia untuk tetap produktif,” ujar bapak 80 tahun ini.
Melalui Karang Werda, Boni aktif mengajak para lansia untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari senam bersama, kegiatan sosial, hingga ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan.
“Saya percaya, kebahagiaan lansia tidak hanya diukur dari kondisi fisik, tetapi juga dari rasa dihargai dan keterlibatan dalam lingkungan,” tuturnya.
Ke depan, Boni Sardjono berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kehidupan lansia yang lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
“Lansia harus tetap bahagia dan sehat, karena mereka bagian penting dari kemajuan bangsa,” ujarnya. (arm/sub)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar