BLITAR KAWENTAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menyoroti biaya parkir di RSUD Mardi Waluyo.
Pasalnya, adanya tarif parkir tersebut dinilai masih menjadi beban tambahan bagi masyarakat, khususnya keluarga pasien.
Melalui pembahasan LKPj, pansus mendorong agar parkir di rumah sakit daerah itu bisa digratiskan.
Anggota Pansus LKPj DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi mengatakan, usulan tersebut muncul dari pertimbangan kondisi keluarga pasien yang kerap harus bolak-balik ke rumah sakit.
“Kalau keluarga pasien harus keluar masuk, parkir itu jadi biaya tambahan. Ini yang kami nilai perlu dipikirkan,” ujarnya kepada Koran ini lemarin (27/4).
Menurut dia, pemasukan dari sektor parkir yang tidak terlalu signifikan dibanding manfaat yang bisa dirasakan masyarakat jika kebijakan itu diterapkan.
Baca Juga: Daihatsu Sigra Deluxe 2026 Makin Gagah dan Fitur Lengkap, Harga Terjangkau Bikin Kaget!
“Secara angka mungkin ada pemasukan, tapi dampaknya ke masyarakat juga harus dihitung lagi,” jelas politikus PPP ini.
Pihak legislatif juga menilai kebijakan parkir gratis ini bisa menjadi bagian dari perbaikan pelayanan publik yang lebih ramah bagi warga.
Baca Juga: Daihatsu Sigra 2026 Tipe Tertinggi Diacak Total! Fitur Lengkap, Tapi Masih Banyak Kekurangan?
"Ini tentu menjadi nilai tambah bagi pemkot, khususnya terkait pelayanan publik yang ramah," ungkapnya.
Usulan tersebut telah disampaikan dalam rapat paripurna LKPj dan kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah kota, apakah akan menindaklanjuti atau tidak.
"Kami sudah usulkan kepada Mas Wali Kota Blitar pada saat LKPj kemarin, ya semoga ini bisa dipertimbangkan," pungkasnya. (bud/c1/ady)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly