Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

SPMB 2026 Mulai Sosialisasi, Dispendik Setujui 5 SMPN di Kabupaten Blitar Tambah Rombel

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 4 Mei 2026 | 11:29 WIB
Masih ada beberapa sekolah SMP dan SD negeri di Bumi Penataran yang mengajukan tambah rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran baru 2026/2027.
Masih ada beberapa sekolah SMP dan SD negeri di Bumi Penataran yang mengajukan tambah rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran baru 2026/2027.

KAWENTARAN – Masih ada beberapa sekolah SMP dan SD negeri di Bumi Penataran yang mengajukan tambah rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran baru 2026/2027.

Pertimbangannya, jumlah peminat yang cukup tinggi, khususnya di sekolah-sekolah yang dianggap favorit. 

Baca Juga: Perjuangan Sosok Perempuan Muda dari Relawan kini Penggerak LKSA Kabupaten Blitar, Ini Kiprahnya

Meskipun begitu, penambahan rombel harus melalui verifikasi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP).

Artinya tidak serta-merta dinas pendidikan daerah menambah rombel. 

Baca Juga: Daihatsu Sigra 1.2 R AT MC 2025 Resmi Jadi Sorotan, MPV Murah 7 Penumpang Kini Makin Mewah dengan Lampu LED dan Fitur Modern

Kabid Kurikulum Dispendik Kabupaten Blitar, Binti Mustholifah mengatakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar menyetujui penambahan rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP pada tahun ajaran baru.

Namun, tidak semua sekolah bisa menambah rombel karena harus melalui proses analisis dan verifikasi ketat.

Baca Juga: Review Jujur Daihatsu Sigra 1000 CC Tipe M, Mobil Murah Irit BBM yang Masih Jadi Favorit Keluarga Indonesia

“Awalnya usulan penambahan rombel lebih dari lima sekolah. Namun setelah melalui kajian, hanya lima lembaga yang dinyatakan memenuhi syarat.

Penambahan rombel itu harus melalui analisis, mulai dari jumlah ruang kelas, sarana-prasarana, guru, hingga tenaga kependidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Daihatsu Sigra Lebih Laris dari Toyota Calya? Ini Alasan MPV Murah Favorit Keluarga Indonesia Sulit Dikalahkan

Dia melanjutkan, proses verifikasi melibatkan dispendik bersama BPPMP sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan.

Selain kelengkapan sarana, pemerataan siswa juga menjadi pertimbangan agar tidak terjadi penumpukan di sekolah tertentu.

Baca Juga: Jadi Mesin Cuan Baru, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan lewat Pangkalan Gas

Saat ini, SMP yang mengajukan tambah rombel ada di beberapa lokasi. Diantaranya ada yang di wilayah Blitar tengah maupun perkotaan.

Tentu yang jelas sudah melalui analisis agar tidak merugikan sekolah lain. Dispendik tentu mempertimbangan sekolah lain agar sama-sama mendapat murid.

Baca Juga: OTA Cup 2026 Kota Blitar Diserbu Ratusan Petenis Lintas Provinsi, Buktikan Gairah Tenis Tak Ada Matinya

Sementara itu,untuk jenjang SD, rencana penambahan rombel belum bisa direalisasikan. Sebab, sebagian sekolah tidak memenuhi syarat, seperti keterbatasan ruang kelas serta lokasi yang berdekatan dengan sekolah lain yang masih kekurangan siswa.

”Standar siswa SD itu 28 per kelas. Kalau di sekitar masih ada sekolah yang kekurangan murid, maka diarahkan ke sana dulu,” jelasnya.

Baca Juga: Honda Brio Satya E CVT 2026 Diproduksi Lagi! Spesifikasi Gahar dan Fitur Mewah, Masih Jadi Raja LCGC?

Sementara itu, dispendik juga telah merampungkan petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Berbeda dari tahun sebelumnya, juknis kali ini telah ditandatangani langsung oleh Bupati Blitar.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Resmi Mengaspal: Tampilan Lebih Agresif dan Fitur Makin Canggih, Berapa Harga Terbarunya Sekarang?

Rencananya, deklarasi SPMB akan digelar pada 2 Mei bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Sebelum itu, Dispendik juga telah melakukan sosialisasi secara masif kepada sekolah dan masyarakat. 

Baca Juga: OTA Cup 2026 Kota Blitar Diserbu Ratusan Petenis Lintas Provinsi, Buktikan Gairah Tenis Tak Ada Matinya

Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan orang tua dan siswa memahami jalur pendaftaran yang sesuai, sehingga proses SPMB berjalan lancar dan transparan. ”Sebelum deklarasi, kami lakukan penguatan internal panitia, lalu sosialisasi ke PAUD, SD, SMP hingga masyarakat. Tujuannya agar informasi tidak simpang siur,” (jar/c1/sub)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#sekolah SMP #SD negeri di Bumi Penataran #Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan #dispendik kabupaten blitar #rombongan belajar