Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Dampak Musim Kemarau Panjang, Pembudidaya Diminta Waspada Ikan Rentan Mati

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:05 WIB
DISNAKKAN KABUPATEN BLITAR UNTUK RADAR PENATARAN - DIPASTIKAN: Petugas disnakkan mengecek kualitas air kolam ikan budi daya milik salah seorang peternak.
DISNAKKAN KABUPATEN BLITAR UNTUK RADAR PENATARAN - DIPASTIKAN: Petugas disnakkan mengecek kualitas air kolam ikan budi daya milik salah seorang peternak.

 

BLITAR KAWENTAR – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mengingatkan pembudi daya ikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino ekstrem yang berpotensi menurunkan kualitas air kolam.

Kondisi cuaca yang semakin panas dinilai dapat memicu gangguan serius pada kesehatan ikan dan keberlangsungan usaha budi daya.

Baca Juga: Wisata Viral Blitar 2026 Kali Talang Terbaru, Hidden Gem Sederhana dengan View Drone yang Memukau

‎Kabid Perikanan Budi Daya Disnakkan Kabupaten Blitar, Deki Nusa Asmara menjelaskan, lonjakan suhu udara akan berdampak langsung pada kondisi perairan.

Suhu air yang meningkat menyebabkan kadar oksigen terlarut menurun, sementara sisa pakan lebih cepat membusuk dan menghasilkan zat beracun.

Baca Juga: Wisata Viral Blitar 2026 Kali Talang Terbaru, Surga Tersembunyi dengan Panorama Sawah yang Menenangkan

”Suhu yang terlalu panas membuat metabolisme ikan terganggu. Ikan menjadi stres, nafsu makan menurun, dan kondisi ini juga memicu peningkatan kadar amonia yang berbahaya,” ujarnya.

‎Menurutnya, situasi tersebut membuka peluang lebih besar bagi serangan penyakit.

Baca Juga: Wisata Viral Blitar 2026 Kali Talang Terbaru, Spot Ngopi Estetik di Pinggir Sungai Bikin Betah

Ketika ikan berada dalam kondisi stres, daya tahan tubuhnya melemah sehingga lebih rentan terhadap infeksi patogen.

"Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat berujung pada kematian massal yang merugikan pembudi daya," tegasnya.

Baca Juga: Kali Talang Jadi Wisata Viral Blitar 2026 Terbaru, Surga Tersembunyi dengan View Sungai dan Sawah

‎Sebagai langkah pencegahan, disnakkan mendorong penggunaan imunostimulan dan probiotik untuk menjaga daya tahan ikan.

Selain itu, penerapan biosekuriti di area kolam juga perlu diperketat guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit.

Baca Juga: Mobil Keluarga Irit Underrated Chevrolet Spin Diesel Review, Nyaman Banget Tapi Kurang Dilirik

‎Deki juga menekankan pentingnya kepekaan pembudi daya dalam mengamati perubahan perilaku ikan.

“Jika ikan sering muncul ke permukaan atau nafsu makan menurun drastis, itu tanda awal yang harus segera direspons,” katanya.

Baca Juga: Mobil Keluarga Irit Underrated Chevrolet Spin Diesel Review, Nyaman Dipakai Tapi Sering Diremehkan

Dia menyarankan agar pembudi daya rutin melakukan pergantian air serta meningkatkan aerasi untuk menjaga ketersediaan oksigen di dalam kolam.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas lingkungan perairan di tengah tekanan cuaca ekstrem.

Baca Juga: Review Mobil Keluarga Irit Underrated Chevrolet Spin Diesel, Nyaman, Irit, Tapi Kurang Dilirik

"Dengan langkah antisipasi yang tepat, diharapkan para pembudi daya tetap mampu menjaga produktivitas dan meminimalkan risiko kerugian selama periode El Nino berlangsung," tandasnya.(kho/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#kondisi cuaca #Dinas Peternakan dan Perikanan Kab Blitar #Fenomena El Nino #disnakkan kabupaten blitar