BLITAR KAWENTAR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar tengah mematangkan skema anggaran untuk perbaikan Jembatan Jalan CR Sukandar yang ambrol.
Langkah ini diambil karena anggaran APBD 2026 sudah ditetapkan tahun lalu, sementara bencana longsor terjadi setelah keputusan anggaran tersebut disahkan.
Baca Juga: Dampak Musim Kemarau Panjang, Pembudidaya Diminta Waspada Ikan Rentan Mati
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar, Erna Santi menjelaskan, perbaikan jembatan tersebut tetap menggunakan dana APBD namun melalui prosedur khusus.
Pemerintah Kota Blitar menempuh skema perubahan peraturan wali kota (perwali) agar anggaran bisa segera dialokasikan.
"Iya, ini sudah direncanakan dari dana APBD, jadi kami akan mendetailkan perencanaan lebih lanjut. Karena kejadian (longsor) terjadi saat APBD sudah diputuskan, maka ada skema perubahan perwali untuk anggaran ini," katanya kepada Koran ini kemarin (5/5).
Mengenai mekanisme teknis anggaran, menurutnya, hal tersebut merupakan wilayah kebijakan tim anggaran.
Baca Juga: KPK Datangi Blitar, Bupati Rijanto: Bahas Pengadaan, Pokir, hingga Pengelolaan Anggaran
Namun, dia sudah menyiapkan usulan kebutuhan dana untuk pengerjaan jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Sananwetan tersebut.
"Secara kebijakan bisa konfirmasi lebih jauh ke tim anggaran. Untuk usulan kegiatan fisiknya saja sekitar Rp 600 juta," tambahnya.
Baca Juga: Mobil Keluarga Irit Underrated Chevrolet Spin Diesel Review, Nyaman Banget Tapi Kurang Dilirik
Sembari memproses anggaran, langkah teknis di lapangan terus berjalan. Pada Kamis (7/5) besok, tim PUPR dijadwalkan melakukan pengujian sondir tanah.
Langkah ini penting untuk menentukan konstruksi yang tepat agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca Juga: Wisata Viral Blitar 2026 Kali Talang Terbaru, Spot Ngopi Estetik di Pinggir Sungai yang Bikin Betah
"Besok akan dilakukan sondir tanah untuk mengetahui kedalaman tanah trash di sana. Jadi, kita bisa tahu struktur yang tepat untuk digunakan," papar perempuan berhijab ini.
Dengan adanya percepatan lewat skema perubahan perwali dan perencanaan teknis yang mulai berjalan, dinas PUPR menargetkan pengerjaan fisik bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Kali Talang Jadi Wisata Viral Blitar 2026 Terbaru, Surga Tersembunyi dengan View Sungai dan Sawah
"Saat ini masih berproses. Targetnya untuk pelaksanaan secepatnya, Juni bisa mulai pengerjaan fisik," tandasnya. (mg1/c1/ady)
Editor : Oksania Difa Ilmada