Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bulog Pastikan Stok Beras-Jagung di Blitar Aman untuk Kebutuhan selama Kemarau Panjang

M. Subchan Abdullah • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:42 WIB
Bupati Blitar bersama Bulog Cabang Tulungagung saat melaksanakan pekngecekan Gudang Bulog, di Bence Kabupaten Blitar
Bupati Blitar bersama Bulog Cabang Tulungagung saat melaksanakan pekngecekan Gudang Bulog, di Bence Kabupaten Blitar

 

BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengecek stok pangan di gudang Bulog wilayah Blitar.

Hasilnya, ketersediaan beras dan jagung dipastikan aman hingga 12 bulan ke depan.

Baca Juga: Datsun Go Plus Panca 2015 bekas masih layak dibeli. Harga Rp75 jutaan, irit BBM, pajak murah, dan mesin Nissan jadi andalan.

Pengecekan stok di gudang bulog tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan stok pangan menghadapi potensi musim kemarau panjang serta ancaman El Nino.

”Kami sudah cek langsung stoknya di gudang Bulog bersama Bulog dan jajaran terkait. Alhamdulillah, kami optimis kondisi pangan masih aman,” ujarnya, Senin (4/5).

Baca Juga: Datsun Go vs Toyota Calya Sigra Bekas, Mana Lebih Worth It? Ini Kelebihan, Kekurangan hingga Biaya Perawatannya

Menurutnya, Kabupaten Blitar memiliki kebutuhan jagung yang cukup besar terutama untuk mendukung sektor peternakan ayam.

Dalam sehari, kebutuhan jagung di Blitar disebut mencapai 1.000 hingga 1.500 ton.

Baca Juga: Nissan Grafite 2026 Resmi Disiapkan, MPV 7 Seater Pesaing Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander Ini Tampil Lebih Modern

”Kebutuhan pakan ternak di Blitar ini luar biasa besar. Sebab, sektor peternakan ayam juga besar,” katanya.

Selain memantau stok beras dan jagung, Pemkab juga memastikan kesiapan cadangan pangan daerah.

Baca Juga: Nissan Gravit 2026 Resmi Meluncur, MPV 7 Penumpang Harga Rp105 Jutaan Ini Siap Tantang Calya dan Sigra

Saat ini pemerintah daerah memiliki cadangan beras sekitar 45 ton yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk kebutuhan darurat masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Hariadi Kurniawan, memastikan stok pangan di Gudang Bence dan Gudang Pojok di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar dalam kondisi aman.

Baca Juga: Nissan Grafit 2026 Bikin Geger, MPV 7 Seater Harga Rp140 Jutaan Siap Goyang Dominasi Toyota Calya dan Daihatsu Sigra

Bulog sudah menghitung ketahanan stok untuk wilayah Blitar Raya aman hingga 12 bulan ke depan.

Dia menyebut, saat ini Bulog masih terus melakukan penyerapan gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Resmi Dapat Subsidi, Harga Jadi Rp 8 Jutaan dengan Kecepatan 100 Km/Jam

Gabah tersebut kemudian diolah menjadi beras dan disimpan di gudang Bulog.

”Untuk Blitar sendiri, gabah kering panen yang sudah kami serap mencapai lebih dari 30 ribu ton,” terangnya.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Berpotensi Dapat Subsidi Rp 8 Juta, Harga Turun Jadi Rp 7,7 Jutaan

Dari jumlah tersebut, stok beras yang tersimpan saat ini sekitar 19 ribu ton. 

Sementara stok jagung di Gudang Pojok mencapai 2 ribu ton dan Gudang Bence sekitar 3 ribu ton.

Baca Juga: Nissan Grafit 2026 Bikin Geger, MPV 7 Seater Harga Rp140 Jutaan Siap Goyang Dominasi Toyota Calya dan Daihatsu Sigra

”Stok aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.(bud/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#Tim Pengendali Inflasi Daerah #Bulog wilayah Blitar. #Pemkab Blitar #stok pangan