BLITAR KAWENTAR - Warung Makan Makti Blitar mendadak viral di media sosial setelah menawarkan konsep makan sepuasnya dengan harga super murah. Hanya dengan Rp15 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai menu iwak kali dan masakan khas desa dengan sistem prasmanan all you can eat.
Warung makan legendaris yang berada di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ini menjadi incaran pecinta kuliner tradisional. Lokasinya yang berada di area pedesaan membuat suasana makan terasa lebih asri dan nyaman, cocok untuk wisata kuliner keluarga maupun rombongan.
Warung Makan Makti Blitar dikenal menyajikan aneka ikan sungai atau iwak kali seperti mujaer, wader, bader, nila, hingga ikan kuah santan khas rumahan. Selain itu, tersedia pula beragam sayur tradisional Jawa yang membuat pengunjung bebas memilih menu sesuai selera.
Konsep All You Can Eat Rp15 Ribu
Salah satu daya tarik utama Warung Makan Makti adalah harga makan yang sangat terjangkau. Dengan membayar Rp15 ribu, pengunjung sudah mendapatkan nasi, aneka sayur, sambal, minuman, dan ikan goreng dalam jumlah melimpah.
Konsep prasmanan membuat pengunjung bebas mengambil makanan sendiri. Bahkan pemilik warung disebut mempersilakan pelanggan mengambil ikan lebih banyak dan menaruhnya di piring terpisah.
“Hanya bayar Rp15.000 kita bisa makan sepuasnya,” ujar pembuat konten dalam video ulasannya.
Harga murah tersebut membuat warung ini ramai didatangi pelanggan setiap hari. Banyak pengunjung rela datang pagi agar bisa menikmati menu lengkap sebelum semakin padat menjelang siang.
Baca Juga: Cara Aktifkan Mode Eco Mobil Agya dan Ayla agar Lebih Irit BBM, Ternyata Cuma Tekan Tombol Ini
Menu Khas Desa Jadi Favorit Pengunjung
Tidak hanya ikan goreng, Warung Makan Makti juga terkenal dengan berbagai masakan khas desa yang jarang ditemukan di restoran modern. Menu sayurnya pun sangat beragam, mulai dari bobor daun ketela, urap-urap, oseng daun pepaya, sayur tewel, lompong talas, hingga tumis pepaya muda.
Pengunjung juga bisa memilih nasi jagung atau nasi putih sesuai selera. Kombinasi menu tradisional dengan suasana pedesaan membuat banyak orang merasa seperti makan di rumah sendiri.
Selain itu, sambal terasi dan sambal tomat yang tersedia menjadi pelengkap favorit pelanggan. Rasa rumahan yang autentik disebut menjadi alasan utama warung ini selalu ramai dan viral di media sosial.
Iwak Kali Jadi Andalan
Menu iwak kali menjadi ikon utama Warung Makan Makti Blitar. Tumpukan ikan goreng yang menggunung di meja prasmanan terlihat menggoda selera para pengunjung.
Ikan yang tersedia pun beragam, mulai dari wader, bader, nila, hingga mujaer goreng renyah. Ada juga menu iwak kali kuah santan yang menjadi favorit pelanggan pecinta masakan tradisional Jawa.
Dalam video tersebut, pembuat konten bahkan menyebut sistem jualan warung ini seperti “jualan sambil beramal” karena porsinya sangat banyak dengan harga yang sangat murah.
Tak hanya makan di tempat, pelanggan juga bisa membungkus makanan untuk dibawa pulang dengan harga yang sama. Paket bungkus terdiri dari Rp10 ribu untuk ikan dan Rp5 ribu untuk sayur.
Lokasi Hidden Gem di Pedesaan
Warung Makan Makti disebut sebagai hidden gem kuliner di Kabupaten Blitar karena berada di kawasan pedesaan Kecamatan Kanigoro. Meski lokasinya tidak berada di pusat kota, tempat makan ini justru semakin menarik perhatian wisatawan kuliner.
Area warung yang luas membuat tempat ini cocok untuk rombongan keluarga maupun acara kantor. Tempat parkir yang besar juga menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang datang menggunakan mobil.
Perjalanan menuju lokasi disebut memberikan pengalaman tersendiri karena pengunjung disuguhi pemandangan pedesaan yang hijau dan udara yang sejuk.
Dengan konsep sederhana, rasa masakan khas desa, dan harga yang sangat terjangkau, Warung Makan Makti Blitar kini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kabupaten Blitar.
Editor : Gita Dwi Nuraini